Pendidikan

Pendidikan

Wako Mahyeldi Pimpin Apel Kesiapsiagaan Damkar Kota Padang



PADANG – Wali Kota Padang Mahyeldi menjadi pembina apel sekaligus meninjau kesiapsagaan personil pemadam  kebakaran dalam penanggulangan bencana kebakaran yang mungkin terjadi ketika perayaan Hari Raya Idul Fitri 1440H di halaman Kantor Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, jalan Rasuna Said, Sabtu (01/06/2019).

Dalam kesempatan tersebut, Mahyeldi mengatakan, saat ini Pemerintah Kota Padang memiliki armada terbaik yang siap turun kepenjuru Kota ini ketika kebakaran terjadi. "Kota Padang adalah kawasan yang padat memiliki banyak rumah serta gedung bertingkat. Sewaktu-waktu bisa terjadi kebakaran, untuk itu  perlu kita menyiapkan personil menanggulangi bencana kebakaran tersebut," sebutnya saat didampingi beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kepada personil  Damkar diingatkan supaya meningkatkan keterampilan  untuk menangani setiap musibah kebakaran terjadi, apalagi pada gedung bertingkat. Mungkin saja bisa melalui Bimtek, seminar, pelatihan serta praktek langsung yang digelar pemerintah pusat.  

Senada dengan itu, Sekretaris Damkar Kota Padang Syukral mengatakan, dalam rangka penanggulangan kebakaran yang mungkin terjadi ketika hari Raya Idul Fitri ini, pihaknya mengerahkan 125 personil dan 11 armada yang siap turun ketika ada kebakaran yang terjadi.

Untuk itu pihaknya menghimbau masyarakat Kota Padang yang mudik ketika lebaran nanti dapat memeriksa segala sesuatu yang berkaitan dengan pemicu kebakaran. Seperti mematikan kompor, arus pendek dan lain sebagainya.  
 
Sekaitan dengan itu, saat ini Damkar Kota Padang belum memiliki mobil tangga pemadam kebakaran atau Fire Ladder Truck untuk gedung bertingkat. Padahal, pembangunan gedung-gedung tinggi di kota ini mulai marak.

"Kami belum punya armada untuk memadamkan kebakaran pada bangunan yang lebih dari empat tingkat padahal pertumbuhan gedung-gedung tinggi di Kota Padang cukup berkembang. Banyak hotel, plaza, dan mall berlantai 5 ke atas," ujarnya.

Berdasarkan kondisi pembangunan  di kota tercinta ini, sudah selayaknya memiliki beberapa unit kendaraan  yang bisa menjulang tinggi untuk menjangkau musibah kebakaran jika terjadi, termasuk untuk menyelamatkan orang ketika terkepung api.

(mul/yud)

bn


Padang

Padang

Hukrim

Hukrim

Sumatera

Sumatera