Pendidikan

Pendidikan

Canangkan Posyandu Seroja Pemko Padang Targetkan Raih Penghargaan Top 99 Inovasi Pelayan Publik



PADANG- Setelah sukses meraih penghargaan Top 99 Inovasi Pelayanan Publik dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) Republik Indonesia kategori kelas Ibu Muda (Imud) 2018. Pemerintah Kota Padang 2019 menargetkan meraih kembali penghargaan Top 99 Inovasi Pelayanan Publik itu.

Dalam kesempatan itu, kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Feri Mulyani menjelaskan sehubungan dengan surat keputusan Kementerian Aparatur dan Reformasi Birokrasi Negara tentang terpilihnya Puskesmas Naggalo Top 99 Pelayanan Publik (Keluarga Siaga Kurao Padang). Salah satu kegiatan adalah mengadakan pelayanan di Posyandu Seroja.

"Posyandu Seroja adalah pelayanan yang diberikan kepada pasien-pasien yang mengalami gangguan kejiwaan ringan maupun sedang," jelas Feri Mulyani saat pencanangan Posyandu Seroja di Kelurahan Kurao Pagang, Kecamatan Nanggalo, Rabu (29/05/2019).

Lebih jauh dijelaskan Feri, tujuan didirikan Posyandu Seroja ini, bagaimana kader-kader Posyandu bisa mendekatkan diri kepada pasien dan keluarga pasien sehingga stigma negatif dari masyarakat dapat berubah. Selain itu, memberikan pelatihan kepada kader Posyandu bagaimana melayani pasien yang mengalami gangguan kejiwaan.

"Dengan adanya kader Posyandu Seroja ini dapat menemukan pasien dengan gangguan jiwa ditengah-tengah masyarakat sehingga bisa dilakukan pencegahan sedini mungkin," sebutnya.

Sementara itu, kepala Puskemas Kecamatan Nanggalo Devita Rizki mengatakan, Posyandu Seroja ini merupakan kegiatan bersama kelurahan dalam rangka menurunkan angka kesehatan jiwa di Kelurahan Kurao Pagang.

"Ini adalah bentuk pengembangan dari inovasi siaga sehat Kurao Pagang yaitu Posyandu Seroja (Sayangi, Empati, Rawat, Obati, Jiwa, Raga ) yang menjadi wadah untuk menangani pasien gangguan jiwa," jelasnya.

Ia menambahkan, masyarakat perlu mengubah mindset bahwa gangguan jiwa bukan hanya orang gila saja namun anak-anak yang mengalami ganguan belajar, depresi ringan juga termasuk gejala gangguan jiwa.

"Bagi masyarakat yang mengikuti kegiatan ini terlebih dahulu melakukan pendaftaran, ukur tinggi dan berat badan, cek tekanan darah dan pemeriksaan lainnya. setelah itu dilakukan screening agar ditangani lebih lanjut," sebutnya.

Untuk mempercepat kesembuhan pasien, pihaknya akan menjalin kerjasama dengan Dinas Sosial Kota Padang, Kemenag Kota Padang disamping itu tetap mengadakan penanganan kepada pasien seperti senam dan permainan-permainan yang bisa mengembalikan kepercayaan diri pasien.

"Kami juga akan memberikan pelatihan keterampilan kepada pasien sehingga setelah sembuh nanti dapat membantu ekonomi keluarga," tukuknya.

Hadir dalam Kesempatan tersebut, Kepala Bagian Organisasi Pemko Padang Sandra Imelda, Sekretaris Camat Nanggalo Robert Candra, dan Lurah Kurao Pagang.

(mul/yud)

bn


Padang

Padang

Hukrim

Hukrim

Sumatera

Sumatera