Pendidikan

Pendidikan

Lagu Kebangsaan Indonesia Raya Awali Rakor Harmonisasi Strategi Operasi Keamanan Laut



JAKARTA --  Lagu Kebangsaan Indonesia Raya berkumandang di Harris Vertu Hotel, Jalan Hayam Wuruk no. 6,  Harmoni, Jakarta, sebagai tanda dimulainya kegiatan Rapat Koordinasi  (Rakor)  Harmonisasi Strategi Operasi Keamanan Laut, Rabu (3/10/2018).

Rakor yang akan berlangsung selama tiga hari (3-5 Oktober) itu secara resmi dibuka oleh Direktur Strategi Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Dirstra Balamla RI) Laksma TNI Muspin Santoso, S.H., MSi(Han), yang dalam hal ini mewakili Kepala Bakamla RI Laksdya TNI (Purn) Ari Soedewo S.E., M.H., ditandai dengan pemukulan palu sebanyak tiga kali, disambut tepuk tangan dari seluruh peserta Rakor.

Kabakamla dalam sambutannya yang dibacakan oleh Direktur Strategi antara lain mengatakan, untuk mengimplementasikan tugas pokok Bakamla, pada prinsipnya Bakamla memiliki konsep operasi keamanan laut, yakni bersifat ke dalam dan keluar  (internal dan eksternal), yang bersifat ke dalam, lebih mengedepankan kegiatan  pencegahan  dengan  mengikuti manajemen  operasi yang bersifat universal (poac) yakni: memperkuat perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan  sekaligus  pengendalian, serta mengedepankan analisis "sejauhmana dampak pencegahannya".

Sedangkan  konsep operasi yang  bersifat  eksternal, lanjutnya, yaitu menggelar operas! Bersama dengan sandi "operasi Nusantara"  yang  disesuaikan  dengan  Dipa  Bakamla  tahun
2018. 

Adapun  harapan  yang  diinginkan adalah  menganalisis sejauhmana  dampak  positif yang  ditimbulkan   melalui  "efek jera" para pelaku illegal activity di laut, katanya.

Hal tersebut sangat bergantung pada kemampuan para penyidik stakeholder untuk  menggali  permasalahan   dalam  proses penyidikan  hingga  ke  mastermind dengan  sistem  penyidikan multidoor, tambahnya.

Sementara itu tema yang diangkat pada hajad akbar tersebut, "Melalui   Harmonisasi  Strategi   Operasi
Kita Bangun  Sinergitas  Guna  Mewujudkan  Kesamaan   Pola Pikir Dan Pola Tindak Dalam Pelaksanaan Operasi Keamanan Dan Keselamatan Laut".

Hajad tahunan ini menghadirkan tiga nara sumber yang cukup ternama, yakni: Plt. Deputi Jakstra Bakamla RI Brigjen Pol Drs. Frederik Kalalembang, Asdep Bidang Keamanan dan Ketahanan Kemenko Kemaritiman Basilio Araujo, dan Bandep Lingstranas Laksma TNI Nur Hidayat, S.H., M.A.P.

Adapun yang bertindak sebagai moderator pada kegiatan tersebut, Maya Veraningsih, S.Sos., M.P.A., yang sehari-hari menjabat sebagai Kasi Harmonisasi Kebijakan Nasional Direktorat Kebijakan Bakamla RI.

Turut hadir pada acara  tersebut: Kasubdit Harmonisasi  Strategi Kamla Kombes Pol. Tatar Nugroho, S.Ik., S.H., Kasubdit Perumusan Strategi Keamanan Laut Bakamla RI Kombes Pol Parhorian Lumban Gaol, S.Ik., Kasubdit Garopsla  Bakamla RI Kolonel Laut (P) Imam Hidayat, Kasubdit Perencanaan Litbang Bambang Widiatmoko, S.A.P., M.M., serta sejumlah pejabat eselon 3 lainnya, dan diperkuat sejumlah pejabat eselon 4 serta beberapa staf Bakamla RI.

#Autentikasi: 
Kasubbag Humas Bakamla RI, Mayor Marinir Mardiono.


bn


Padang

Padang

Hukrim

Hukrim

Sumatera

Sumatera