Pendidikan

Pendidikan

Demam Piala Dunia Jangan Sampai Urungkan Niat Coblos Emdes!



PADANG -- Demam Piala Dunia Rusia 2018 dikhawatirkan bakal berdampak bagi penyelenggaraan Pilkada Serentak 27 Juni 2018. Pasalnya, iven akbar empat tahunan ini berbarengan dengan berlangsungnya hari pencoblosan Pilkada Serentak.

"Pada satu sisi kita memahami dan mengerti masyarakat senang bola, namun mudah-mudahan tidak mengganggu pencoblosan pada hari ini karena banyak yang begadang dan bisa-bisa pada bangun siang di atas jam satu. Bisa-bisa juga tidak ikut mencoblos," ungkap Ef (35), warga Piai Tanah Sirah, Lubuk Begalung, Padang, ketika dijumpai www.sumateratime.com di kediamannya, Selasa (27/6/2018) malam. 

Pria yang pernah aktif di wadah perjuangan anti togel "Forum Libas" ini berharap, demam piala dunia atau "World Cup Fever" jangan sampai mengurungkan niat warga Kota Padang -- terutama para pendukung pasangan calon nomor urut 1 Emzalmi - Desri Ayunda -- untuk datang memberikan hak suara ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) sesuai domisili masing-masing. 

"Seyogianya kita lebih memprioritaskan pencoblosan ketimbang menonton Piala Dunia," harapnya.

Wirausahawan yang sehari-harinya pedagang kebutuhan harian di Pasar Raya Padang ini mafhum, hasrat untuk menonton pertandingan dan euforia para penggila sepakbola sulit dibendung. Namun demikian memberikan hak suara pada moment Pilkada adalah sebuah keharusan, karena satu suara sangat menentukan demi tegaknya demokrasi.

Sebagaimana diketahui, ada empat laga Piala Dunia pada Selasa, (26/6/218) malam hingga Rabu (27/6/2018) dinihari. Keempat pertandingan tersebut merupakan laga pamungkas di Grup C yang mempertemukan Denmark vs Prancis dan Australia vs Peru, dan Grup D antara Nigeria vs Argentina dan Islandia vs Kroasia.

"Karena ini (pemilu) iven lima tahunan, sementara Piala Dunia bisa dilihat melalui siaran tunda dan masih banyak pertandingan lain, lebih penting ikut Pilkada ketimbang nonton bola. Karena yang namanya Pilkada harinya sudah ditentukan dan tidak ada siaran ulang," katanya.

Menurut single yang juga tercatat sebagai pengurus DPD KNPI Provinsi Sumatera Barat periode 2018 - 2021 ini, konsekuensi bagi penggila bola agar tidak kehilangan hak pilih setelah begadang nonton Piala Dunia 2018, salah satunya yakni tak lagi tidur selepas melaksanakan shalat Subuh.

"Warga yang terjaga sedari pagi buta bisa menggunakan hak pilih mereka lebih awal dan melanjutkan tidur setelahnya, lantaran pemerintah memberi bonus libur nasional di hari pencoblosan," urai Ef.

Kendati terang-terangan menyatakan mendukung pasangan Emzalmi - Desri Ayunda atau "EmDes", secara umum pria ini berpesan agar masyarakat bisa menjaga persatuan dan kesatuan, saling menghormati pilihan masing-masing. 

"Kalau ada perbedaan, itu adalah hal yang lumrah, itu anugerah. Yang penting harus dewasa dalam berdemokrasi, supaya pemimpin yang terpilih juga nantinya berkualitas," ujarnya di akhir wawancara.

(nov)


bn


Padang

Padang

Hukrim

Hukrim

Sumatera

Sumatera