Pendidikan

Pendidikan

Hati-hati Spam Whats'app! Jangan Klik Link Kuota Gratis Jika Tidak Ingin Data Anda Disadap Orang Lain!



AKHIR-akhir ini mulai bermunculan pesan Spam Whatsapp berisi link spam yang menjanjikan sebuah hadiah jika orang melakukan klik pada link yang direkomendasikan sesuai isi pesan tersebut.

Sampai saat ini terhitung sudah sekitar 6 macam pesan text berisi link Spam Whatsapp yang penulis amati yang jika diklik maka akun WA atau Media sosial lainnya akan melakukan share secara otomatis.

Secara umum tentu share otomatis ini dapat mengganggu kenyamanan kita dalam berkomunikasi, mengingat tidak semua daftar kontak atau teman media sosial kita adalah orang yang senang dikirimi pesan spam, apalagi misalnya setelah diklik link tersebut berisi konten yang tidak pantas.

Link Spam Whatsapp terbaru yang sedang viral hari ini adalah pesan Kouta Gratis dengan isi pesan "Kouta Gratis memberi setiap orang kuota data gratis senilai Rp 250.000,00 waktu terbatas http://pulsa-kuotagratis.club".

Pesan ini beredar dengan sangat cepat diberbagai pesan pribadi maupun Grup WA tanpa disengaja oleh si Pengirim. menurut pengamatan penulis, link Spam tersebut sudah diisi Script Auto Share sehingga tanpa disadari jika diklik akan melakukan share dengan sendirinya atauSpam Whatsapp meskipun tanpa persetujuan kita.

Apa tujuan pembuat link Spam Whatsapp tersebut?

Sebagai strategi marketing atas produk yang ingin diperkenalkan oleh pembuat pesan berisi link Spam Whatsapp.

Ingin menyadap data sebanyak-banyaknya secara tidak sah (Data Penduduk, No. Rekening, PIN, Kartu Kredit dll) yang nantinya akan digunakan untuk berbagai keperluan, misalnya sebagai sasaran promosi atau bahkan tindak kejahatan / penipuan.

Bagaimana cara menghindari pesan link Spam Whatsapp?

Abaikan dan jangan klik jika menerima pesan yang berisi link Spam Whatsapp atau anjuran mendaftar pada situs yang tidak kita ketahui maksudnya. Namun jika kita masih penasaran silahkan mencari referensi terlebih dahulu di Internet, jika sudah mantap bisa melakukan pendaftaran.

Jangan mudah percaya dengan iming-iming yang tidak masuk akal, seperti contoh kasus Kouta Gratis tersebut dijanjikan Kuota Gratis sebesar 250 ribu, bagaimana jika ada 1.000 orang Indonesia yang menginginkan Kouta Gratis? Maka harus dipersiapkan dana sebesar Rp250 Juta. Siapa yang mau membuang uang Rp250 Juta kecuali memang bermaksud menipu?

Biasakan untuk menjadi pengguna Internet Positif dan menyaring setiap informasi yang kita dapat.

Menurut pengamatan penulis, timbulnya Spam Whatsapp seperti yang beredar saat ini adalah pekerjaan orang-orang yang ingin mendapatkan keuntungan secara instan tanpa harus bekerja keras dengan memanfaatkan orang lain.  

Stop menyebarkan link dan Spam Whatsapp yang tidak jelas, dan bagikan berita-berita positif yang bermanfaat bagi sesama manusia.

(asn/bin)

bn


Padang

Padang

Hukrim

Hukrim

Sumatera

Sumatera