Pendidikan

Pendidikan

Job Fair Tak Efektif, Pemuda Kurao Pagang Harapkan Emzalmi - Desri Ayunda Entaskan Masalah Pengangguran


PADANG -- Program job fair tak sepenuhnya efektif sebagai ajang pengentasan masalah pengangguran di Kota Padang. Dari sekian banyak lowongan pekerjaan yang disediakan, hanya puluhan orang yang diterima bekerja. Padahal, ribuan sarjana yang memasukkan lamaran setiap tahunnya. 

Permasalahan krusial Kota Padang bahwa banyak generasi muda kota ini yang telah menyelesaikan pendidikannya, namun terkendala dalam mendapatkan pekerjaan, mengemuka ketika Desri Ayunda selaku Calon Wakil Walikota Nomor Urut 1 pada Pilkada Padang Juni 2018, menghadiri acara kepemudaan RW. 02 Kelurahan Kurao Pagang Kecamatan Nanggalo, Minggu (25/3/2018) malam. 

"Kami berterimakasih Pak Desri Ayunda telah memenuhi undangan kami. Kami mendoakan dan mendukung Emzalmi-Desri Ayunda untuk menjadi pemimpin Kota Padang lima tahun ke depan. Tertumpang harapan kami, pasangan Emzalmi-Desri Ayunda memperhatikan nasib kaum muda," ungkap perwakilan pemuda setempat, Hidayatul Fikri. 

Selaku pemuda, urai Hidayatul, dirinya melihat banyak tamatan SMA, bahkan sarjana yang menganggur. Program job fair yang digadang-gadang efektif mengentaskan masalah pengangguran serta membuka peluang kerja bagi para pencari kerja sama sekali tak terasa efektivitasnya. "Dari ribuan sarjana yang lulus setiap tahunnya, hanya puluhan yang memiliki kesempatan bekerja," kritiknya.

Untuk itu, ia berharap, jika Emzalmi-Desri Ayunda diberi amanah memimpin Kota Padang, mereka mampu menciptakan lapangan pekerjaan dan mengurangi pengangguran.

"Mudah-mudahan Emzalmi-Desri menjadi kandidat terpilih dan dapat mengemban amanah warga kota, sehingga dapat merealisasikan aspirasi yang kami sampaikan dan menjadi PR bagi Emzalmi-Desri, bagaimana Kota Padang menjadi kota pelajar dan siap menampung ribuan wisudawan tiap tahunnya untuk bekerja," pungkasnya.

Desri Ayunda pada kesempatan itu mengapresiasi pemuda dan masyarakat Kurao Pagang. Ia mengatakan, ke depannya generasi muda perlu mendapatkan pembinaan, sehingga terus berkarya positif demi masa depan mereka dan terjauh dari perilaku menyimpang, seperti tawuran, narkoba, LGBT, dan pergaulan bebas. 

"Untuk menciptakan lapangan kerja, tentu kita harus menumbuhkan dunia usaha yang sehat di kota ini. Dan tak kalah pentingnya, seorang pemimpin harus mampu mendatangkan investasi ke kota ini, sehingga lapangan pekerjaan terbuka lebar bagi generasi muda," tegasnya.

Hadir dalam pertemuan tersebut tokoh Kecamatan Nanggalo Zainar Amanar, ninik mamak, urang sumando, bundo kanduang, RT, dan RW setempat.

(yhy/ede)




AMOI # aliansi media online & telekomunikasi Indonesia

bn


Padang

Padang

Hukrim

Hukrim

Sumatera

Sumatera