Pendidikan

Pendidikan

Indra Mairizal Ajak Masyarakat Padang Waspadai 3 Ancaman Baru


PADANG -- Masyarakat Kota Padang agar bisa mengantisipasi sekaligus menolak isu SARA, black campaign dan berita HOAX pada moment pemilihan kepala daerah (Pilkada ) Kota Padang 2018.  

Pesan tersebut disampaikan Indra Mairizal, seorang tokoh masyarakat di Padang, Selasa (20/03/2018), terkait sejumlah ancaman berupa isu SARA, black campaign dan berita HOAX, yang luar biasa dahsyatnya. 

"Dalam Pilkada 2018 ini, sederet ancaman tadi merupakan tiga ancaman baru yang patut diwaspadai sekaligus diantisipasi," ungkap Indra di Padang, baru-baru ini.

Ia menekankan, Pilkada 2018 merupakan pertaruhan bagi masyarakat Kota Padang, untuk itu ia mengajak segenap masyarakat Kota Padang yang dapat hak pilih agar datang ke TPS untuk menentukan pilihannya. Sementara kepada seluruh elemen masyarakat yang terlibat dalam pesta demokrasi ini, ia mengingatkan agar benar-benar bertanggung jawab dalam melaksanakan tugasnya dengan baik.

Saat ini,  lanjut Indra, masyarakat Kota Padang tengah memasuki tahun politik, dimana ada 171 daerah di seluruh Indonesia yang menyelenggarakan Pilkada serentak, untuk itu perlu kewaspadaan yang tinggi.

"Kita mengimbau masyarakat Kota Padang untuk menolak dan melawan politik uang dan politik SARA, kemudian mengawal pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupat, walikota dan wakil walikota. Mengajak pemilih untuk menentukan pilihannya secara cerdas berdasarkan visi, misi dan program kerja. Mendukung pengawalan demokrasi yang bebas dan langsung, serta tidak akan melakukan ujaran kebencian serta melakukan kekerasan atau menyebarkan berita HOAX," urai Indra Mairizal.

Dari 117 Kabupaten/Kota se-Indonesia ada 4 kota di Provinsi Sumatera Barat yang menyelenggarakan Pilkada, yakni Padang selaku ibukota provinsi, lalu Kota Pariaman, Kota Sawahlunto dan Kota Padang Panjang.

(rel/ede)




AMOI # aliansi media online & telekomunikasi Indonesia

bn


Padang

Padang

Hukrim

Hukrim

Sumatera

Sumatera