Pendidikan

Pendidikan

Reses Ketua DPRD Padang di Komplek Perumahan Emelindo, Warga Minta Lampu Penerangan Jalan

PADANG -- Sebagai Ketua DPRD Kota Padang, Elly Thrisyanti melaksanakan reses ke daerah pemilihan (Dapil), yaitu Dapil Padang III (Kecamatan Bungus Teluk Kabuang, Kecamatan Lubuk Bagaluang dan Kecamatan Lubuk Kilangan).

Reses Elly Thrisyanti kali ini mengambil tempat di Komplek Perumahan Emelindo RT. 02 dan RT. 03 RW. 20 Kelurahan Pengambiran Ampalu Nan XX Kecamatan Lubuk Bagaluang, Rabu, 7 Februari 2018 malam. Kedatangan Elly Thrisyanti disambut oleh warga setempat di salah satu rumah ibadah di daerah itu.

Pada kesempatan tersebut, warga meminta kepada politisi Partai Gerindra ini untuk memperjuangkan lampu jalan di daerah tersebut. Disamping itu, warga juga meminta agar jalan yang belum diaspal agar segera dilakukan pengaspalan. Pasalnya ketika hujan datang, jalan tersebut sering becek.

"Kami hanya minta kepada Ibu Ketua DPRD Kota Padang, agar lampu penerangan jalan di komplek kami ini dipasang dengan baik. Soalnya, ketika malam tiba, komplek ini terlihat gelap. Kami juga minta, jalan di daerah kami ini diaspal," ujar Ajo, salah seorang warga setempat.


Reses Elly Thrisyanti, Warga Komplek Perumahan Emelindo Minta Lampu Penerangan Jalan
 
Tak hanya itu, warga juga meminta agar diperjuangkan untuk mendapatkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) atau Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda). Sebab, belum semua warga di daerah itu memiliki kartu sakti tersebut untuk berobat ke puskesmas dan rumah sakit.

"Sebagai wakil rakyat dari daerah ini, kami tentu memiliki tanggungjawab moral kepada Bapak dan Ibu semua untuk memperjuangkan aspirasi yang disampaikan tadi. Namun, tentu kita tetap akan berpedoman kepada aturan yang ada dan daya tampung APBD Kota Padang," ujar Elly Thrisyanti menjawab aspirasi warga.

Reses Elly Thrisyanti, Warga Komplek Perumahan Emelindo Minta Lampu Penerangan Jalan

Kepada wartawan usai pelaksanaan kegiatan reses, Elly Thrisyanti mengatakan, berdasarkan rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Kota Padang, reses dilaksanakan dari tanggal 7 sampai dengan 11 Februari 2018. Dari sebanyak 44 orang anggota dewan, semua mengambil reses, turun ke Dapil masing-masing.

"Harapan kita dengan reses ini, pertama, kita akan menyusun RKPD (Rencana Kerja Pembangunan Daerah, red) tahun 2019. Dimana penyusunannya dimulai pada bulan Maret 2018. Kita harapkan, anggota dewan yang turun ke dapil masing-masing itu, dapat menyerap aspirasi masyarakat, di luar dari yang diusulkan pada Musrenbang," ujarnya.


Reses Elly Thrisyanti, Warga Komplek Perumahan Emelindo Minta Lampu Penerangan Jalan

Kedua, kata Elly lagi, karena ini adalah awak tahun anggaran baru di tahun 2018, maka kegiatan belum dilaksanakan. Tapi tugas anggota dewan adalah melakukan evaluasi hasil kerja Pemerintah Kota Padang di tahun 2017.

"Itu nanti akan kelihatan di lapangan. Sampai sejauh mana realisasi kegiatan yang dilakukan pemerintah kota. Kita dapat menyerap informasi dari masyarakat, di daerah mereka sejauh mana realisasi pekerjaan pemko tersebut," ungkapnya.


Reses Elly Thrisyanti, Warga Komplek Perumahan Emelindo Minta Lampu Penerangan Jalan
.
Saat ini, kata Elly lagi, pengelolaan keuangan daerah berbasis perencanaan. Artinya, tidak boleh terjadi inkonsistensi antara perencanaan dan penganggaran. Jadi semua yang akan dianggarkan itu harus direncanakan terlebih dahulu. Dan Maret, itu adalah tahapan penyusunan RKPD yang nanti akan dimasukan ke dalam KUA-PPAS.

"Anggota dewan kan punya Pokok-pokok Pikiran (Pokir). Itu harus masuk semua dalam perencanaan, tidak boleh naik di jalan. Apatah lagi, DPRD merupakan salah satu penyelenggara pemerintahan bersama dengan eksekutif," ungkapnya.

Reses Elly Thrisyanti, Warga Komplek Perumahan Emelindo Minta Lampu Penerangan Jalan

Makanya, kata Elly Thrisyanti, dilaksanakan lah reses di awal tahun, agar semua aspirasi masyarakat dapat ditampung ke dalam Pokok-pokok Pikiran anggota dewan. Aspirasi yang tidak masuk ke dalam usulan Musrenbang, ditampung ke dalam Pokir anggota dewan.

"Termasuk aspirasi yang disampaikan warga Komplek Perumahan Emelindo ini, tentu kita tampung dan kita akan perjuangkan nantinya," tegas Elly.

(bts/rki)




bn


Padang

Padang

Hukrim

Hukrim

Sumatera

Sumatera