Pendidikan

Pendidikan

KK Korban Banjir Bandang Do'akan Emzalmi - Desri Jadi Pemimpin Terbaik Kota Padang


PADANG -- Tim Relawan Emzalmi-Desri Ayunda menyerahkan bantuan bagi korban longsor dan banjir bandang di lingkungan RT 003/RW 004, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh Kota Padang, Sumatera Barat, Selasa (20/2/2018).

Bantuan berupa 40 kilogram beras, 4 kardus minyak goreng, 20 kardus air mineral dan sejumlah uang tunai tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Tim Relawan Emzalmi-Desri Ayunda, Marzuki Onmar. Turut mendampingi Syafwan, bakal calon anggota DPRD Kota Padang dari PDI Perjuangan dan segenap relawan Emzalmi-Desri Ayunda. 

"Bantuan ini hanya untuk memenuhi kebutuhan dasar. Kami harap, bantuan ini bermanfaat untuk meringankan derita korban longsor. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dari Anak Nagari Pauh Si Ampek Baleh," ungkap Marzuki Onmar yang juga mantan Pj Bupati Solok Selatan. 

Bantuan diterima langsung oleh perwakilan kepala keluarga (KK) korban longsor dan banjir bandang, Pery (42). Ia memanjatkan rasa syukur ke hadirat Allah SWT yang telah mengetuk pintu hati orang-orang yang berempati kepada korban bencana.

"Kami bersyukur kepada Allah SWT atas kedatangan Tim Relawan Emzalmi-Desri Ayunda. Kami mengucapkan ribuan terima kasih, semoga Pak Emzalmi dan Pak Desri Ayunda sukses ke depannya. Kami berdoa kepada Allah SWT, semoga mereka berdua menjadi pemimpin terbaik untuk kota ini," ujar Pery. 

Usai memberikan bantuan, Tim Relawan Emzalmi-Desri Ayunda melakukan peninjauan ke kantor Pemuda Pangka Jembatan yang rusak parah karena langsor dan banjir bandang. Tim juga bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat setempat. 

Longsor dan banjir bandang melanda daerah tersebut pada Senin (19/2/2018) sekira pukul 17.00 WIB. Longsor dan banjir bandang tersebut menimpa rumah yang dihuni 4 KK, merusak kantor pemuda dan satu unit sepeda motor yang parkir di halaman kantor pemuda tersebut. 

(zul/yhy/ede)




AMOI # aliansi media online & telekomunikasi Indonesia

bn


Padang

Padang

Hukrim

Hukrim

Sumatera

Sumatera