Pendidikan

Pendidikan

Emzalmi: Tak diserahkan pada ahlinya, Kota Padang bakal hancur!


PADANG -- Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Padang nomor urut 1, Emzalmi dan Desri Ayunda menegaskan, mereka tidak haus jabatan, namun majunya mereka di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 27 Juni 2018, tak lain tak bukan untuk menjaga marwah Kota Padang.

"Kami tak haus jabatan, Emzalmi-Desri Ayunda maju di Pilkada 27 Juni 2018 demi marwah kota ini," ungkap Emzalmi ketika menghadiri silaturahmi warga Kapuk Kelurahan Kalumbuk Kecamatan Kuranji Kota Padang, Sumatera Barat, Jumat (23/2/2018) malam.

Silaturahmi tersebut diadakan di rumah Sarman Chaniago. Hadir pada kesempatan tersebut, ninik mamak, bundo kanduang, anak nagari, dan urang sumando. Kegiatan itu sengaja digelar untuk silaturahmi warga Kapuk dengan pasangan calon Emzalmi-Desri Ayunda.

"Kita masyarakat Padang pinggiran kota atau Papiko ini jauh tertinggal dari daerah lainnya di Kota Padang. Semoga, tugas dan peran Pemerintah Kota Padang lebih baik ke depannya dalam pemerataan pembangunan, tak hanya terpusat di pusat kota, tetapi juga memperhatikan daerah pinggiran," ungkapnya. 

Ia mengatakan, majunya pasangan Emzalmi- Desri berkat dorongan ninik mamak dan anak nagari. Tujuannya dari nagari untuk nagari. Ia tidak menginginkan Kota Padang hancur, jika dipimpin oleh yang bukan ahlinya.

"Kalau tidak sekarang, kapan lagi Kota Padang lebih maju. Saat ini, Kota Padang jauh tertinggal dari kota lainnya. Untuk memajukan kota ini, maka kota ini harus diserahkan kepada ahlinya. Kalau tidak, bakal hancur kota ini, terutama perekonomiannya," pungkasnya.

Emzalmi pun mengenang Pilkada 2013, saat dirinya berpasangan dengan Mahyeldi. Menurutnya, pasangan Mahyeldi-Emzalmi saat itu hanya menang di 4 kecamatan. Dimana 4 kecamatan itu justru berada di Pauh Si Ampek Baleh.

"Kini, saya maju dengan Desri Ayunda yang pada Pilkada 2013 menang di 7 kecamatan. Perpaduan kami berdua, dianggap paling ideal untuk memajukan kota ini," tutur Emzalmi.

Makanya, urai Emzalmi, banyak tokoh yang mendukung pasangan Emzalmi-Desri Ayunda, karena Pilkada Kota Padang menyangkut marwah orang Minang dan 30 orang tokoh Minang di Jakarta mendukung penuh pasangan Emzalmi-Desri untuk menjadi Walikota dan Wakil Walikota Padang Periode 2019-2024.

"Sosok Desri Ayunda punya banyak ide. Ia perjuangan spin off PT. Semen Padang dari PT. Semen Gresik. Desri adalah salah satu tokoh pemikirnya. Jika saja tak ada gerakan itu, maka nama PT. Semen Padang, PT. Semen Gresik dan PT. Semen Tonasa di pastikan lenyap dan diganti dengan Cemex milik Meksiko," ulasnya.

Menurutnya, karena kegigihan Desri Ayunda itulah kemudian Cemex pergi. Setelah pergi muncullah Semen Indonesia sebagai Holding. Kedudukan tiga pabrik semen itu sudah setara persis tuntutan Desri dulu.

Tokoh masyarakat Kapuk, Zainudin pada kesempatan tersebut mengajak warga Kapuk berjuang bersama Emzalmi-Desri Ayunda. Ia menegaskan, dalam waktu tersisa, maka semua eleman harus bekerja keras memenangkan pasangan Emzalmi-Desri Ayunda.

(ded/yhy/ede)


Read more: http://www.bentengsumbar.com/2018/02/emzalmi-desri-tak-haus-jabatan-tapi-ini.html#ixzz57xlzQjcH




AMOI # aliansi media online & telekomunikasi Indonesia

bn


Padang

Padang

Hukrim

Hukrim

Sumatera

Sumatera