Pendidikan

Pendidikan

Komisi A DPRD Payakumbuh Kunker di Wilayah Barat dan Utara


PAYAKUMBUH, SUMBAR -- Mengawali tahun 2018, Komisi A DPRD Kota Payakumbuh melakukan Kunjungan Kerja di wilayah Kecamatan Payakumbuh Barat dan Kecamatan Payakumbuh Utara dalam rangka koordinasi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat dan aparatur setempat. 

Kunker tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kota Payakumbuh,  H.  Suparman SPd, didampingi Ketua Komisi A,  Maharnis Zul SPd, bersama anggota Komisi A lainnya, Heri Iswandi, SE,  Yanuar Gazali, SE, Alhudri Dt Rangkayo Mulie, Aprizal M dan pendamping dari Sekretariat DPRD.

Suparman menyampaikan, ini merupakan kunjungan perdana DPRD Payakumbuh pada tahun 2018. Tujuan dari kunjungan ini selain menjalin silaturahmi juga berkoordinasi dengan pihak Kecamatan dan Kelurahan,  baik itu masalah pembangunan, Pelayanan,  SDM Aparatur serta permasalahan lainnya yang dihadapi diwilayah Kecamatan dan Kelurahan tersebut.

Sementara itu, Camat Payakumbuh Barat, Nurdal, S.Sos bersama perangkat Kecamatan lainnya menyambut hangat kunjungan yang dilakukan Komisi A DPRD Kota Payakumbuh, "Kami sangat berterima kasih sekali, Kantor Camat Payakumbuh Barat menjadi kunjungan perdana yang dilakukan oleh Komisi A DPRD Payakumbuh di awal tahun 2018 ini," ucap Camat Nurdal.

Lebih jauh Nurdal menyampaikan, Kecamatan dan Kelurahan adalah ujung tombak pelayanan terhadap masyarakat. Segala pengurusan administrasi dimulai dari tingkatan ini (Kelurahan-red). Namun demikian, ada beberapa kendala yang kita hadapi terkait dengan hal tersebut, yakni kurangnya personil dan tenaga untuk menjalankan itu semua, apalagi, di tahun 2018 ini, kebayakan dari ASN yag ada di Kecamatan Payakumbuh Barat memasuki masa purna tugas (Pensiun).

"Kita berharap, melalui kunjungan kerja yang dilakukan oleh Komisi A DPRD Kota Payakumbuh, ini bisa menjadi acuan serta masukan untuk dibahas dalam rapat kerja nantinya", harap Nurdal.

Tidak hanya keterbatasan personil saja, dalam kesempatan tersebut, Lurah Tanjuang Gadang Sungai Pinago, Seprianis. S.Sos juga menyampaikan keluhannya terkait dengan balapan liar yang sering dilakukan sekelompok anak-anak muda dijalan Soekarno-Hatta, tepatnya, di depan Kantor DPRD Kota Payakumbuh, apalagi kalau sudah malam minggu, ratusan kendaraan yang datang entah dari mana memenuhi jalan tersebut, bahkan sampai subuh raungan suara knalpot yang membuat bising masih terdengar berseleweran di jalanan hingga membuat kenyamanan warga setempat menjadi terusik.

"Kami bersama masyarakat dan perangkat yang ada di Kelurahan telah mencoba untuk menindaklanjutinya, namun seringkali, setiap kami memberikan pengertian dan saran, mereka menerimanya dengan tidak senang hati, bahkan sering terjadi gesekan antara masyarakat dengan mereka di lokasi (pembalap liar-red)", beber Seprianis.

Untuk itu, guna meminimalisir keadaan tersebut dan mengurangi angka kecelakaan di jalan, imbuh Seprianis, pihaknya sangat berharap kepada segenap hadirin, agar bersama-sama mencarikan solusi dan jalan keluarnya.

Lurah Payolansek, Budi Kurniawan. S.Sos mengungkapkan persoalan terkait personil dan anggaran kelurahan yang begitu terbatas, "Saat ini, di Kelurahan Payolansek, hanya diisi 3 orang personil yang terdiri dari Kepala Kelurahan, Kasi serta satu orang staf", jelas Budi

Pihaknya berharap, ini juga menjadi perhatian bagi kita semua, mengingat ke depan tugas dan beban kerja di kelurahan semakin bertambah serta seiring tugas pokok meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Menyikapi hal demikian, Wakil Ketua DPRD Kota Payakumbuh, H. Suparman, bersama Ketua dan Anggota Komisi A DPRD Kota Payakumbuh lainnya sepakat akan membawa ini semua untuk dibahas ke tingkat lebih lanjut, yakni dalam pembahasan dan rapat kerja dengan menghadirkan pihak dan instansi yang terkait.

"Semua masukan dan saran ini akan menjadi agenda perioritas serta bahan kami nantinya di dalam pembahasan dan rapat kerja selanjutnya," tegas Suparman mengakhiri. 

(uly/ede)




AMOI # aliansi media online & telekomunikasi Indonesia

bn


Padang

Padang

Hukrim

Hukrim

Sumatera

Sumatera