Pendidikan

Pendidikan

Sejumlah Bangunan di Mapolres Solok Ambruk Akibat Hujan Deras

AROSUKA,SUMBAR — Curah hujan beserta angin dengan intensitas cukup tinggi yang mengguyur kawasan kabupaten Solok sejak dua pekan terakhir, membuat Markas Polisi Resort Solok (Mapolres) Solok di Lubuak Selasih, Nagari Batang Barus Kabupaten Solok ketiban bencana.

Sejumlah bangunan permanen berikut badan  jalan lingkungan Mapolres setempat menjadi roboh dan terban. Peristiwa longsor ini terjadi, Senin ( 4/12/2017) sekira pukul 01.00 Wib dini hari.

Dari pantauan di lokasi, setidaknya ada empat unit bangunan yang terdiri dari sebuah mushalla, dua kantin dan satu asrama yang sedang dibangun mengalami rusak berat. Lingkungan Mapolres yang biasanya nyaman dan asri itu, berubah menjadi  pemandangan yang memprihatinkan.

Sebuah mushalla megah dengan ukuran sekitsr 12 x 12 meter yang berada disisi lapangan belakang mapolres roboh dan porak poranda dibawa tanah terban. Bahkan untuk kedepannya, tempat ibadah utama yang ada dikingkungan Mapolres Solok itu tidak bisa dimanfaatkan lagi.

Hal serupa jiga dialami bangunan gedung Bhayangkari yang berpotensi mengalami rusak berat karena kuntur tanah lokasi bangunan tersebut rawan longsor.

"Gedung asrama yang sedang dibangun juga mengalami rusak parah. Bangunan seharga Rp 1,4 miliar itu sedang dalam pengerjaan, ikut dilanda tanah terban dan mengalami rusak berat," kata Kapolres Solok AKBP Ferry Irawan S. IK melalui Wakapolres Kompol El Lase.

Didampingi Kabag Ops Kompol Yuswawi dan Kasat Intel AKP Sosmedia, Waka Polres memperkirakan kerugian mencapai Rp 4 miliar lebih.

" Tapi kita belum menghitung angka pastinya," papar El Lase.

Sementara itu, mendengar terjadinya musibah tanah lokasi Mapolres mengalami terban, wakil Bupati Solok Yulfadri Nurdin langsung menuju lokasi bencana guna melakukan tindakan penanggulangan oleh Pemerintah setempat. Sementara di lokasi yang menjadi titik bencana longsor, petugas juga telah melingkari dengan garis polisi.

" kondisi tanahnya masih labil, kalau dilintasi nanti takutnya malah tambah terban. Makanya kita lingkari dulu dengan police line," tutup El  Lase.


(han/ndi/rki)

bn


Padang

Padang

Hukrim

Hukrim

Sumatera

Sumatera