Pendidikan

Pendidikan

Pernyataan Politik Pertama Airlangga Usai Resmi Ambil Alih Golkar

JAKARTA -- Hasil pleno DPP Partai Golkar mengeluarkan keputusan menunjuk Airlangga Hartarto sebagai ketua umum. Pada kesempatan ini, Airlangga menegaskan keputusan berdasarkan hasil musyawarah.

"Pada malam ini Partai Golkar mengambil keputusan secara musyawarah untuk mufakat," ujar Airlangga di DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (13/12/2017).

Keputusan tersebut ditarik melalui mekanisme internal partai Golkar yang benar dan didukung dengan aspirasi semua kader dari tingkat pusat sampai daerah, serta organisasi sayap mereka. Karena itu, ia menegaskan tidak ada perkubuan dalam tubuh internal partai beringin tersebut.

"Partai Golkar ke depan kami akan bekerja secara bersama dan kami tegaskan tidak ada faksi-faksi di Partai Golkar yang ada seluruh kader bersama sama menyelesaikan agenda politik apakah itu Pilkada, Pileg dan Pilpres ke depan," tegasnya.

Sebagai ketua umum, Airlangga menyatakan, tidak akan mengubah dukungan terhadap pemerintahan Joko Widodo. Ia mengajak kepada seluruh kader partai untuk bekerja sama dalam mengusung Jokowi sampai 2024.

"Dan pada rapimnas lalu Partai Golkar telah mendukung Jokowi sampai 2024 dan kami mengajak seluruh kader partai Golkar mengajak dan mengamanahkan dari rapimnas tersebut," kata dia.

Airlangga ditunjuk jadi ketum Golkar, Munaslub digelar 19-20 Desember

Rapat pleno Golkar memutuskan menunjuk Airlangga Hartarto sebagai ketua umum Golkar menggantikan Setya Novanto. Namun, Golkar tetap akan menggelar Munaslub pada tanggal 19 Desember nanti.

Ketua Harian Nurdin Halid mengatakan, setelah mendalam membahas dengan penuh kekeluargaan, maka rapat pleno memutuskan berdasarkan AD/ART sehubungan dengan masalah hukum Setya Novanto, maka jabatan Ketum Golkar dinyatakan nol dan sesuai pasal 14 pengisian PAW.

"Penggantian ketua umum kepada bapak Airlangga Hartarto. Jadi ini bukan Plt, tapi definitif," kata Nurdin usai rapat pleno Golkar di DPP, Jalan Anggrek Nely Murni, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (14/12).

Nurdin mengatakan, pada tanggal 18 Desember nanti Golkar akan menggelar Rapimnas. Kemudian tanggal 19-20 digelar Munaslub.

"Tanggal 18 Rapimnas diumumkan rapat pleno, tanggal 19-20 akan digelar Munaslub yang digelar Jakarta. Kami memutuskan panitia penyelenggara yaitu penanggung jawab bapak Idrus Marham, Airlangga dan Robert Kardinal," lanjut Nurdin.

Nurdin mengatakan, besok Pukul 13.00 WIB akan ada rapat panitia Munaslub. Nurdin menegaskan, tak ada lagi jabatan lowong di Golkar, sebab kursi ketua umum sudah diisi oleh Airlangga hingga penyelenggaraan munaslub.

"Terhitung pada malam ini jabatan ketua adalah Airlangga Hartarto," katanya.

Nurdin menjelaskan, sesuai pasal 14, dalam AD/ART Golkar, pengisian pergantian antar waktu jabatan lowong bisa dilakukan melalui rapat pleno dan dilaporkan ke Rapimnas. Untuk itu pergantian Ketua umum diberikan dari Setya novanto kepada Airlangga Hartato,

Panitia penyelenggara ditunjuk Idrus Marham, Airlangga Hartato dan Robert Kardinal. Ketua penyelenggara Nurdin Halid dan Wakil ketua penyelenggara serta Koordinator seluruh bidang Aziz Syamsuddin.

Kemudian Sekretaris penyelenggara Nusron Wahid, Immanuel dan Bobby Rizaldi. Ketua Steering Committee Ibnu Muznir, wakil ketua Nurul Arifin. Ketua OC Agus Gumiwang, sekretaris Heru Hermanto.

[mdk/rnd/rki]

bn


Padang

Padang

Hukrim

Hukrim

Sumatera

Sumatera