Pendidikan

Pendidikan

Hendak Konfirmasi, Dua Jurnalis Malah Diusir Petugas Polsek


CILEUNGSI, BOGOR -- Untuk kesekian kalinya tindakan tidak menyenangkan hingga kekerasan fisik menimpa jurnalis. Kali ini giliran dua wartawan dari media elektronik dan media cyber menjadi korban perbuatan tidak menyenangkan, yang diduga dilakukan oknum petugas piket Polsek Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Dua jurnalis tersebut adalah Yudhi Ramadhany dari zonapantau.com dan Edi Junaedi kontributor MGS TV (Megaswara). Mereka menjadi korban perbuatan tidak menyenangkan melalui aksi pengusiran yang diduga dilakukan seorang oknum anggota Polri berpangkat Bripda saat berada di ruang tunggu Mapolsek Cileungsi.

Berawal dengan informasi penangkapan sejumlah pelaku pencurian kabel. Saat itu, beberapa awak media yang hendak mengkonfirmasi ke Kapolsek diminta menunggu. Namun, pada waktu bersamaan ada sekelompok pelajar yang diamankan karena membawa senjata tajam berupa celurit dan kopel, diduga akan melakukan tawuran.

"Saat itu kami hanya menunggu kapolseknya. Tapi karna bersamaan kami menunggu melihat ada sekelompok pelajar yang diamankan, jadi kami lihat-lihat saja. Eeh malah diusir. Petugas itu melotot dan melontarkan nada tinggi, hei jangan disitu !! itu area terlarang," kisah Yudhi

Sontak, dari nada keras oknum petugas tadi, membuat keduanya kecewa dengan balas berucap, "pak, saya cuma melihat saja bukan ambil gambar". Meski demikian, oknum petugas polisi tetap mengeluarkan nada kasar. "Di isini gak boleh lihat-lihat!".

"Saya sudah jelaskan,kalau kita tidak ada niat ambil gambar. Apalagi saat itu kita juga sudah buat janji dengan kapolseknya, hanya ingin mengkonfirmasi penangkapan pelaku pencurian kabel. Tetap saja dia (oknum petugas piket dimaksud-red) itu ngotot dan menyuruh kita keluar," tambah Edi.

Soal ini, Kapolsek Cileungsi Kompol Asep Fajar mengatakan, hal wajar bila anak buahnya berlaku demikian,karena berkaitan dengan profesionalisme tugasnya. Namun tetap tidak dibenarkan jika anak buahnya melakukan pengusiran.

"Ya mungkin itu bentuk profesionalisme tugas. Tapi siapapun yang dihadapi tetap harus ada cara halus. Kalau main usir, ya tidak benar. Coba nanti kita pertemukan," kata Asep saat dikonfirmasi. 

(znb/ede)






AMOI # aliansi media online & telekomunikasi Indonesia

bn


Padang

Padang

Hukrim

Hukrim

Sumatera

Sumatera