Pendidikan

Pendidikan

Dua Tewas, Tiga Luka Serius Usai Truk Tabrak Tiga Mobil Parkir

PADANG – Kecelakaan maut yang melibatkan satu unit truk dan tiga pikap terjadi di Jalan Bypass KM 24, persisnya di depan Intercom, Kelurahan Batipuh Panjang, Kecamatan Koto Tangah, Rabu (6/12/2017) malam. Dua orang tewas dalam peristiwa berdarah itu.

Peristiwa berawal saat truk yang dikemudikan Erwin (40), dengan nomor polisi BA 9930 GU datang dari arah Simpang Bypass Anak Air menuju arah Simpang Bypass SMA 7 Padang. Sampai di lokasi, Erwin tidak mampu mengendalikan laju truk. Akibatnya, truk menabrak tiga mobil yang terparkir di sebelah kiri jalan. Usai menabrak mobil, truk tidak berhenti dan menabrak lima orang yang sedang berada di pinggir jalan.

Dua dari orang yang ditabrak, yakninya Joan Wiranata (27) dan Ibnu (20), warga Mungka, Kabupaten Limapuluh Kota meninggal ketika hendak dibawa ke rumah sakit. Tiga korban lainnya Rice Indra (31), Fikri (35) dan Ismail (19), yang seluruhnya warga Limapuluh Kota mengalami luka serius.

"Truk itu melaju tidak terkendali dan menabrak lima orang yang sedang istirahat di pinggir jalan," terang Kasatlantas Polresta Padang, Kompol Asril Prasetya yang turun ke lokasi, Kamis (7/12) siang.

Tragisnya, menurut saksi mata bernama Roni (34). Para korban awalnya konvoi dari Limapuluh Kota. Sesampainya di lokasi, mereka memilih untuk beristirahat sejenak dan menepikan mobilnya.

"Saat mereka sedang istirahat, dari arah Bypass Anak Aia, melaju truk dengan kecepatan kencang," papar Roni.

Para korban sebenarnya sudah memberi apa-apa agar sopir memperlambat laju truknya. Namun, entah apa yang terjadi, truk malah kian kencang dan berjalan oleng.

"Tabrakan lalu terjadi. Lima korban tidak sempat menyelamatkan diri dan ditabrak truk tersebut. Dua korban mengalami luka parah dan meninggal dunia. Tiga lainnya mengalami luka-luka," papar saksi mata.

Sopir truk, usai menabrak lima orang langsung melarikan diri. Tidak diketahui, kemana dan memakai apa dia kabur, karena usai kejadian, warga lebih fokus menyelamatkan para korban dan tidak memikirkan sang sopir. "Rupanya sewaktu diperiksa, truk dalam keadaan kosong. Sopirnya kabur sewaktu warga sibuk menyelamatkan para korban yang terluka," sebut Roni.

Usai terjadi kecelakaan, petugas Satlantas Polresta Padang langsung meluncur ke TKP. Selain menyelamatkan para korban, petugas juga mengambil data dan keterangan sejumlah pihak. "Anggota malam kejadian langsung turun ke lapangan dan memeriksa kondisi mobil, mengambil data serta bertanya kepada saksi dan korban. Kasusnya sedang ditangani," terang Kompol Asril Prasetya.

Terkait keberadaan sopir yang melarikan diri, Asril menyebutkan, pihaknya sudah menelusuri identitasnya dan sedang melakukan upaya pengejaran. "Sopirnya sedang diburu oleh petugas, sedangkan mobil yang terlibat tabrakan dijadikan barang bukti dan dibawa ke Unit Lakalantas untuk diamankan," sebut Kasatlantas.

(hln/hkl/rki)

bn


Padang

Padang

Hukrim

Hukrim

Sumatera

Sumatera