Pendidikan

Pendidikan

DPRD Padang Undang Investor Cina

PADANG -- Tiga orang Anggota  DPRD Kota Padang (Wahyu Iramana Putra (Golkar),  Jumadi (Golkar) dan Rafli Boy (Hanura) ) yang melancong ke Cina beberapa waktu, mengundang investor tersebut ke Kota Padang.

Ketiganya pergi dalam rangka  memenuhi undangan dari asosiasi parlemen yang ada di negeri tirai bambu itu.

"Kunjungan ke Cina beberapa waktu yang lalu, adanya kerjasama antara negara Asia Pasifik dalam bentuk, perdagangan, kelautan dan pariwisata," ujar Anggota DPRD Kota Padang Jumadi, Rabu (6/11/2017).

Tindaklanjut dari kerjasama itu, sekitar bulan Maret atau April negara-negara Asia Pasifik yang akan datang ke Indonesia tepatnya di Surabaya.

Ketika di Surabaya itulah, nantinya akan terjadi Mou sebagai penandatanganan kerjasama.

Beberapa negara  yang cocok  akan menjalin kerjasama dengan Kota Padang diantaranya, India (perdagangan), Filipina (kelautan), Hongkong (pariwisata) dan Bangladesh (perdagangan).

"Jika empat negara tersebut menyetujui kerjasama dengan Kota Padang, maka bisa diaplikasikan nantinya didaerah kita," ujarnya.

Bahkan, di Surabaya nanti Pemko Padang pun akan mempresentasikan keunggulan dan produk dari Kota Padang sehingga, negara-negara lain mau berkerjasama dengan Kota Padang.

"Jika beberapa negara itu setuju kerjasama dengan Kota Padang, maka mereka terlebih dahulu akan mensurvei lokasi," tambahnya.

Wakil Ketua DPRD Kota Padang Wahyu Iramana Putra mengatakan,  kunjungan ke Cina dalam rangka menjalin hubungan kerjasama dengan kota-kota di Asia Pasifik.

"Berharap nantinya mereka akan berinvestasi di Kota Padang, atau sebaliknya, khususnya pada kota-kota tepi pantai," ujarnya.

Kehadiran para kepala daerah dan anggota parlemen di Cina itu, juga fokus membicarakan ekonomi global.

Sedangkan, untuk pariwisata tidak hanya wisata alam saja tapi juga wisata tambang mineral.

"Legislatif sebagai pencari peluang investasi dan menyetujui, nantinya eksekutif yang akan menindaklanjuti," tambahnya.

(han/ade/rki)

 

bn


Padang

Padang

Hukrim

Hukrim

Sumatera

Sumatera