Pendidikan

Pendidikan

BNN Periksa DJ hingga Room Boy Diskotek MG


JAKARTA -- Penyidik Badan Narkotika Nasional (BNN) masih mendalami temuan pabrik sabuliquid di Diskotek MG Club Internasional, Tanjung Duren, Jakarta Barat. Sejumlah karyawan hingga disk jockey (DJ) di diskotek ini diperiksa untuk mengembangkan kasus tersebut.

"Saat ini penyidik sedang melakukan pemeriksaan terhadap dua orang sekuriti, dua orang bartender, dua orang room boy, dua orang waitress, dua orang kasir dan satu orang DJ," ujar Deputi Penindakan BNN Arman Depari dalam keterangannya kepada awak media, Senin (18/12/2017).

Pada saat diskotek tersebut digerebek pada Minggu (17/12/2017) dini hari, petugas memeriksa urine para pengunjung. Hasilnya, 120 orang, termasuk DJ Mita, terindikasi positif mengonsumsi narkotika.

"Sebanyak 120 orang terindikasi positif menggunakan narkoba cair jenis MDA," terang Arman.

Ke-120 orang tersebut terdiri dari 80 pria dan 40 wanita. Para tamu yang terindikasi positif narkotika itu tidak ditahan.

"Saat ini sudah di-assesment dan ditangani oleh BNNP DKI Jakarta," sambung Arman.

Sementara itu, penyidik BNN telah menetapkan lima tersangka dalam kasus itu. Sedangkan dua orang, yakni Agung Ashari alias Rudy (pemilik dan penanggung jawab) dan Samsul Anwari alias Awank (koordinator lapangan), ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO). 

(dtc/mei/nvl)




AMOI # aliansi media online & telekomunikasi Indonesia

bn


Padang

Padang

Hukrim

Hukrim

Sumatera

Sumatera