Pendidikan

Pendidikan

Teroris Serang Masjid di Mesir Saat Salat Jumat, 235 Orang Tewas

KAIRO -- Sebuah masjid di Semenanjung Sinai, Mesir, diserang militan dengan senjata api dan bom. Akibatnya, 235 orang dikabarkan meninggal dunia, dan 100 lainnya mengalami lika.

Dilansir dari Independent.co.uk, Jumat (24/11), peristiwa ini merupakan aksi teror terburuk di Mesir. Menurut kesaksian dua orang saksi mata dan seorang sumber keamanan, para pelaku menargetkan serangan kepada pendukung pasukan keamanan yang tengah melaksanakan salat di masjid tersebut.

Saksi juga mengatakan, ketika khatib tengah khotbah Jumat, datang empat kendaraan membawa sejumlah orang bersenjata lengkap. Mereka kemudian melepaskan tembakan ke arah masjid dan jemaah, dan melempar bom.

Empat kendaraan off road tiba di masjid Al Rawdah di Bir al-Abed, dekat kota Arish, saat salat berlangsung. Korban selamat mengatakan kepada media lokal mereka yang tidak terbunuh dalam ledakan tersebut dan mencoba melarikan diri ditembak mati.

Gambar yang tidak diverifikasi di media sosial menunjukkan puluhan mayat, pakaian yang basah dengan darah, diletakkan di lantai masjid. Sementara ambulans berbaris di pintu masuk masjid untuk membawa orang-orang yang terluka ke rumah sakit terdekat. 

Menurut aparat keamanan, diduga kelompok penyerang masih terhubung dengan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Hingga berita ini diturunkan, sejumlah korban dibawa ke rumah sakit setempat.

Masjid yang diserang di Mesir adalah tempat berkumpul jemaah Sufi

Kelompok bersenjata menyerang sebuah masjid saat Salat Jumat di Semenanjung Sinai, Mesir, dan menewaskan lebih dari seratus orang. Kabarnya, masjid itu adalah salah satu tempat berkumpul jemaah Sufi.

Diduga penyerangnya adalah kelompok bersenjata diduga pengikut Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Hingga berita ini diturunkan aparat menyatakan 235 orang diduga jemaah hendak menunaikan Salat Jumat meninggal, dan 125 orang terluka dan diduga masih bisa bertambah.

Dilansir dari laman Associated Press, Jumat (24/11/2017), peristiwa itu terjadi di Masjid al-Raudah, berada di Kota Bir al-Abd berjarak 40 kilometer di sebelah utara Ibu Kota Provinsi Sinai Utara, al-Arish.

Saksi mengatakan, ketika khatib tengah khotbah Jumat, datang empat kendaraan membawa sejumlah orang bersenjata lengkap. Mereka kemudian menembak ke arah masjid dan jemaah, dan melempar peledak.

Menurut aparat keamanan, diduga kelompok penyerang masih terhubung dengan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Hingga berita ini diturunkan, sejumlah korban dibawa ke rumah sakit setempat.

Mesir selama ini terus memerangi kelompok bersenjata selalu beroperasi di Semenanjung Sinai. Dalam perjanjian damai diteken pada 1979, Israel dan Mesir berjanji bekerja sama menjaga kawasan itu.

(mdk/rki)

bn


Padang

Padang

Hukrim

Hukrim

Sumatera

Sumatera