Pendidikan

Pendidikan

Setnov Puji Fasilitas Rutan KPK

JAKARTA -- Baru dua hari tersangka kasus proyek e-KTP Setya Novanto ditahan di rutan KPK, Jakarta Selatan. Ketua DPR RI ini tidak mengeluh walaupun ditahan di rutan yang memiliki toilet tanpa sekat.

Kuasa hukum Setya Novanto, Fredrich Yunadi menjelaskan tempat yang dihuni kliennya sangat layak. Bahkan, kliennya menceritakan bahwa fasilitas di dalam rutan juga cukup dibanding dengan rutan-rutan yang pernah dikunjunginya.

"Terhadap tahanan ramah. Dan dia bilang fasilitas yang lebih daripada cukup dekat rutan lainnya. Yang ada yang pernah tinjau," katanya di Gedung KPK, Selasa (21/11/2017).

Namun, Fredrich mengungkapkan, kliennya hanya mengeluhkan kesehatannya pasca kecelakaan di Jalan Permata Berlian, Permata Hijau, Jakarta Barat. Sehingga Ketua Umum Golkar itu membutuhkan pendampingan perawat atau dokter.

"Enggak ada. Tetap terjaga. Cukup mengeluh pada dokter jaga," ungkap Fredrich.

Diketahui luas sel tahanan yang dihuni Novanto pun berbeda, tergantung jumlah tahanan di dalamnya. Rata-rata, luas sel yang ada di rutan KPK yaitu lima orang tahanan luasnya sekitar 15 x 5 meter persegi. Sedangkan sel tahanan berkapasitas tiga orang luasnya sekitar 10 x 5 meter. Sedangkan untuk sel isolasi kapasitas satu orang luasnya sekitar 2.5 x 2 meter persegi.

Sel yang dihuni Novanto juga terdiri dari kamar mandi sekaligus toilet tanpa dinding sekat seutuhnya dengan para tahanan yang lain. Novanto juga harus rela mandi dan buang hajat terlihat oleh sesama tahanan di satu sel yang sama. Fredrich mengaku tidak tahu, kliennya berada satu sel dengan siapa saja dan apakah tidur nyeyak dalam tahanan tersebut.

"Mana saya tahu," ungkap Fredrich.  
 
[mdk/fik/rki]

bn


Padang

Padang

Hukrim

Hukrim

Sumatera

Sumatera