Pendidikan

Pendidikan

Penambang Emas Liar di Sawahlunto Diringkus Polisi

PADANG – Aparat kepolisian meringkus seorang penambang emas liar di Kota Sawahlunto pekan lalu. Eka Martin (46), Penambang liar tersebut diringkus aparat ketika tengah melakukan penambangan emas liar di aliran sungai Air Dingin Desa Muaro Kalaban Kecamatan Silungkang.

Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat Komisaris Besar Polisi Syamsi dalam ekspose kepada awak media, Selasa (28/11/2017) menerangkan, Tersangka ditangkap ketika tengah melakukan penambangan emas secara ilegal di aliran sungai tersebut. Bersama tersangka, ikut diamankan satu unit eskavator, satu unit mesin diesel dan peralatan menambang lainnya.

" Tersangka ditangkap karena melakukan penambangan emas di aliran sungai Aia Dingin Muaro Kalaban secara ilegal pada 23 November 2017 lalu," terangnya.

Polisi menjerat tersangka dengan pasal 158 Undang – Undang Nomor 4 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba) dengan ancaman paling lama 10 tahun penjara dan denda paling banyak Rp10 miliar.

Syamsi menambahkan, ketika ditangkap, tersangka tidak melakukan perlawanan. Polisi kemudian membawa tersangka bersama sejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi penambangan.

Sejauh ini, belum ada tersangka lain yang ditangkap terkait kasus tersebut. Polisi masih akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait peran tersangka dalam penambangan tersebut apakah sebagai pemodal atau hanya sekedar operator lapangan.


(rki)

bn


Padang

Padang

Hukrim

Hukrim

Sumatera

Sumatera