Pendidikan

Pendidikan

Insiden Salah Kirim Foto Disebabkan Kesalahan Teknis


PADANG -- Camat Lubuk Kilangan, Yalmasril, menegaskan, insiden salah kirim postingan ke whats app group (WAG) Komunitas Luki pada hari   Minggu (19/11/2017) lalu, tidak ada unsur kesengajaan atau faktor khilaf semata. 

Menurut Yalmasril, tidak mungkin dirinya secara sengaja mengirimkan gambar seronok ke WAG yang notabene anggotanya adalah warga yang diayominya selaku pamong. 

Kendati demikian, secara pribadi Yalmasril menyampaikan permohonan maaf atas kesalahan teknis dan kekhilafan yang terjadi. 

Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa pada Minggu (19/11/2017) malam, kegiatannya sangat padat. Antara lain mengikuti pembukaan Lomba Seni dan Qasidah (Lasqi) yang berlangsung hingga larut malam. 

Karena tergesa-gesa menghadiri acara tersebut, tanpa disadari ponselnya tertinggal di rumah. 

Usai acara, saat balik ke rumah, lalu ia membuka ponsel. Terlihat banyak postingan chat, foto maupun video-video ke nomor WA-nya.

Lantaran memori terbatas dan sudah hampir penuh, maka ia bermaksud untuk menghapus chat, foto maupun video-video tersebut.

Namun, karena hari sudah larut, mata pun sudah menngantuk, tanpa disadari foto yang seharusnya telah dihapus malah terpencet tombol "teruskan" ke WAG Komunitas Luki. Inilah yang membuat heboh member group, hingga akhirnya kabar ihwal dirinya salah kirim postingan berupa foto perempuan berpenampilan seronok tersiar ke khalayak luas, bahkan sampai ke awak media hingga menjadi konsumsi publik.

Hal itu baru ia sadari setelah esok harinya ada warga yang menelepon. "Atas kesalahan yang tidak disengaja itu, baik secara pribadi maupun dalam kapasitas selaku camat ia menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Luki.

Seperti pemberitaan www.sumateratime.com sebelumnya, mengaku salah kirim, seorang oknum camat di Lubuk Kilangan (Luki), Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat, memposting foto vulgar seorang perempuan di whats app group (WAG) bertajuk Komunitas Luki. Apapun motifnya, yang pasti banyak pihak mengecam insiden salah kirim foto tersebut, apalagi sang pemilik postingan merupakan sosok terhormat yang seharusnya menunjukkan contoh tauladan bagi orang banyak.

Postingan seronok sang oknum camat melalui nomor WA 081267226xxx, Minggu (19/11/2017), sontak membuat heboh seisi WAG Komunitas Luki yang sebagian besar membernya adalah warga, tokoh pemuda, ninik mamak dan sederet tokoh masyarakat Luki. Pada postingan dimaksud, seorang perempuan terlihat berpose seronok, memperlihatkan belahan dada. 

Informasi ihwal postingan tak senonoh tersebut, dengan cepat tersebar ke khalayak luas. Nama YM seketika menjadi buah bibir, terutama di lingkungan kerja Pemerintah Kota Padang. 

Selengkapnya klik: http://www.sumateratime.com/2017/11/oknum-camat-salah-kirim-foto-di-wag.html?m=1

(ede/tim)






AMOI # aliansi media online & telekomunikasi Indonesia

bn


Padang

Padang

Hukrim

Hukrim

Sumatera

Sumatera