Pendidikan

Pendidikan

Mimpi Bripda AF Naik Pelaminan Malah Berakhir Tragis di Tangannya Sendiri

BANYUASIN,SUMSEL -- Bripda AF harusnya segera melalui hari-hari bahagia setelah resmi menikah dengan kekasih tercinta. Namun, impian itu benar-benar sudah menjadi kenangan bersama dengan dirinya yang sudah tak lagi bernyawa.

Senin dini hari kemarin, Bripda AF ditemukan tewas di dalam mobil pribadinya. Padahal, malam sebelum kejadian, dia baru saja mengantarkan kekasih dan bertemu dengan calon mertuanya yang tinggal di kawasan Desa Bentayan, Kecamatan Tungkal Ilir, Banyuasin.

Saat kejadian, warga memang sempat mendengar letusan senjata. Namun tak menyangka suara itu berasal dari senjata milik anggota Unit Reskrim Polsek Sungai Lilin.

Jasad Bripda AF baru diketahui pagi hari oleh kekasihnya berinisial RS. Kebetulan kejadian itu hanya berjarak 30 meter dengan rumah si wanita. Betapa kagetnya sang kekasih melihat Bripda AF sudah ditemukan tak bernyawa di mobilnya yang masih menyala, namun pintu terkunci dan jendela kiri pecah.

Saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan berlumuran darah. Luka menembus kepalanya hingga ke bagian belakang dan salah satu tangannya memegang pistol.

Kejadian itu tidak hanya mengagetkan keluarga dan sang pacar. Namun atasannya di satuan juga tak menyangka apalagi selama ini tidak terlihat ada masalah pada korban.

"Sudah izin sama saya mau nikah, tapi tidak tahu kapan berlangsung. Selama ini tidak ada masalah, baik-baik saja, makanya saya kaget," kata Kapolsek Sungai Lilin, AKP Ardeva.

Ditambahkan Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, dugaan kuat Bripda AF mengakhiri hidupnya dengan cara tragis karena frustasi usai rencana pernikahan dengan tunangannya batal. Zulkarnain yakin tindakan korban tidak ada kaitannya dengan pekerjaan.

"Ini tergantung jiwanya orang karena kondisi kejiwaan dan keimanannya yang lemah. Bayangkan, belum kawin terus mau ada rencana tiba-tiba dibatalkan," ungkap Zulkarnain, Senin (9/10/2017).

Dokter Forensik RS Bhayangkara Palembang, Kompol Mansuri, menjelaskan dilihat dari lukanya, penembakan diyakini dari jarak yang sangat dekat. Meskipun peluru tidak ditemukan bersarang di kepalanya.

"Dilihat dari lukanya, tembakan ini dari jarak dekat. Hasil pemeriksaan akan diserahkan ke penyidik," kata dia.

Sebelum ditemukan tak bernyawa, memang ada unggahan tidak biasa di akun Facebook Bripda AF. "Mohon maaf atas semuanya selamat tinggal," tulis AF pada 8 Oktober lalu.

Kini mimpi Bripda AF menjalani hari bahagia bersama kekasihnya benar-benar tak tinggal kenangan.

[mdk/lia/rki]

bn


Padang

Padang

Hukrim

Hukrim

Sumatera

Sumatera