Pendidikan

Pendidikan

Lima Hal Ini Membuat Teman-temanmu Menjauh


HAL ini bisa saja terjadi pada kamu semua pada satu titik dalam kehidupan kita. Mungkin kamu akan melalui waktu yang sulit. Atau, kamu hanya menyadari bagaimana kamu bisa berteman dengan orang lain. 

Belakangan ini, kamu memperhatikan bahwa teman kamu tidak menghubungi atau sama sekali tidak mengabarimu. Jika benar, kamu telah keluar dari perkumpulan atau geng dan menyadari bahwa kamu sendirian. 

Apa yang membuat hal itu bisa terjadi? Berikut lima hal yang tanpa disadari membuat mereka menjauh.


Pertama, Pasif Agresif

Orang yang pasif agresif sepenuhnya menyadari perilaku tersebut. Jika kamu memiliki masalah dengan teman dekatmu, jauh lebih mudah untuk mengatakan hal sebenarnya, apa masalahnya, daripada resiko kehilangan teman melalui perilaku pasif agresif ini. Dimana perilaku dan orang tersebut pasif atau tidak peka, dengan teman-temannya jika mereka sedang ada dalam bermasalah. 


Kedua, Bergantung

Semua orang menginginkan untuk mempunyai seseorang sahabat atau teman dekat. Seorang teman terbaik. Seseorang yang mengenal kita tidak seperti orang lain. Tetapi, pada akhirnya, kami juga menginginkan bahwa orang memiliki kehidupan mereka sendiri.

Saat kamu bergantung dengan orang lain, kamu membuat hidup orang lain lebih penting ketimbang kehidupan kamu sendiri. Kamu tidak mengizinkan mereka untuk menjadi teman sejati. Yang kemudian, membuat kamu terdorong menjauh sejauh mungkin. 

Biarkan temanmu mempunyai ruang sendiri untuk menikmati hidupnya, tanpa kamu harus bergantung dengannya. 


Ketiga, Menyendiri

Ini adalah sikap terlalu tidak peduli atau mementingkan diri sendiri. Berbeda dengan point kedua mengenai ketergantungan dengan teman. Point ini kamu diharapkan untuk tidak mementingkan diri sendiri. Walaupun, kamu menikmati waktu untuk sendiri, tetapi kamu juga perlu peduli dengan teman-teman, saat mereka membutuhkan dan kamu ada saat itu. Atau, kamu akan merasakan kesendirian karena mereka menjauhi kamu karena ketidakpedulianmu. Hal itu tidak mau terjadi kan?


Keempat, Mendramatisir

Mungkin hidup ini terasa berat. Faktanya, mungkin kamu mempunyai kasus yang berat bahwa kamu tidak mempunyai keadilan dalam hidup kamu. Sementara teman kamu telah melakukan upaya besar menolong kamu untuk melaluinya saat kamu beranggapan akan tidak pernah bisa sembuh atau melewati hal tersebut. 

Sementara, kamu tetap berkeluh kesah mengenai masalah dan ketidakadilan di hidupmu. Saat itu juga, kamu telah mengajak temanmu untuk terlibat dalam permasalahan tersebut. Jadi, sebaiknya berpikirlah positif. 

Teman-temanmu mau terlibat dalam permasalahan itu dimana kamu masih menyinggung dan mengeluh tentang hidupmu, mereka tetap mendorong, menyemangati, hingga kamu bisa melewatinya. Jangan berpikir, tidak ada yang peduli dengan hidupmu. 


Kelima, Curhat di Sosial Media

Pada jaman dulu, membutuhkan waktu untuk seseorang mengetahui kehidupan pribadi seseorang. Tapi di jaman modern ini, kita dapat mengetahui perasaan orang atau kepribadian orang melalui sosial media. 

Banyak orang kini menggunakan sosial media untuk mencurahkan isi hati, keluh kesah, emosional mereka, bahkan membuat gossip serta fitnah-fitnah mengenai orang lain. Sehingga membuat hubungan pertemanan merujuk permusuhan. 

Jadi sebaiknya gunakanlah komunikasi tatap langsung atau saling terbuka bila terjadi persoalan di dalam suatu pertemanan, bukan menggunakan sosial media sebagai tempat mengumpat pribadi orang lain.

Jika menggunakan sosial media, gunakanlah dengan baik dan bijak, contohnya seperti mendukung teman-teman kamu.

Semoga dengan lima hal ini bisa mencegah kamu dan sahabatmu menjauh, tapi sebaliknya, kamu dan sahabatmu semakin awet dan bisa menjadi sahabat sejati. 

Sumber : crosswalk




AMOI # aliansi media online & telekomunikasi Indonesia

bn


Padang

Padang

Hukrim

Hukrim

Sumatera

Sumatera