Pendidikan

Pendidikan

Jonru Resmi Ditahan, Guntur Romli Ingatkan Penebar Fitnah Agar Hati-hati


JAKARTA -- Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang juga Aktivis Kebhinekaan, Mohamad Guntur Romli, memposting foto tersangka kasus dugaan penyebaran ujaran kebencian lewat media sosial, Jonru Ginting, yang mengenakan baju tahanan Polda Metro Jaya berwarna oranye dengan kedua tangan diborgol.

Selain memposting foto Jonru, Guntur yang juga merupakan saksi dari pelapor Jonru, Muannas Al-Aidid, mengingatkan untuk berhenti menebar fitnah, agar tidak berurusan dengan pihak yang berwajib.

"Hati2 bg penebar fitnah, khususnya pd kyai2 NU, kami akan membuat perhitungan sesuai hukum yg berlaku, berhentilah menyebarkan fitnah!" kata Guntur Romli di akun Twitternya, Senin (2/10/2017).

Sebelumnya diberitakan, polisi telah menetapkan Jon Riah Ukur alias Jonru Ginting sebagai tersangka dan ditahan di Mapolda Metro Jaya, Jumat (29/9/2017), dalam kasus dugaan ujaran kebencian lewat medsos.

Jonru Ginting dilaporkan oleh Muannas Al-Aidid ke Polda Metro Jaya pada Kamis (31/8/2017) lalu. Laporan tersebut tercatat dengan nomor LP/4153/VIII/2017/PMJ/Dit Reskrimsus.

Sejumlah ucapan Jonru di medsos yang dinilai berbahaya antara lain soal tuduhan PBNU menerima uang Rp1,5 triliun terkait dengan penerbitan Perppu Ormas. Kemudian soal asal usul Joko Widodo yang dianggap tidak jelas.

Setelah laporan pertama, Muannas kembali melaporkan Jonru ke Polda Metro Jaya pada Selasa (19/9/2017) terkait pencemaran nama baik, dimana Jonru memelesetkan nama belakangnya, Al-Aidid dengan 'Si Aidit.'
Laporan tersebut diterima dalam LP/4157/IX/2017/PMJ/Dit.Reskrimsus tertanggal 19 September 2017.

(adm/lan/bin)





AMOI # aliansi media online & telekomunikasi Indonesia

bn


Padang

Padang

Hukrim

Hukrim

Sumatera

Sumatera