Pendidikan

Pendidikan

Bupati dan Wakil Bupati Apresiasi Perancang Logo Pariwisata Solok Selatan


SOLSEL, SUMBAR -- Bupati Solok Selatan, H. Muzni Zakaria, didampingi Wakil Bupati Solsel H. Abdul Rahman dan Forkopimda Kabupaten Solsel resmi melaunching/ memperkenalkan logo pariwisata Solsel, usai pelaksanaan upacara Hari Kesaktian Pancasila di halaman kantor Bupati Solsel, Senin (2/10/2017).

Logo yang menampilkan ciri khas kabupaten tersebut, dibuat oleh putra asli Solsel, Fauzi Arrahman yang juga salah satu staf di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Solsel. Secara khusus bupati mengapresiasi perancang logo tersebut. "Logonya sangat indah dan sangat mewakili Solsel dan Minangkabau," ujar bupati saat penempelan stiker logo pariwisata di mobil dinasnya.

Bupati mengatakan, dalam logo tersebut terdapat tiga karakteristik yang mencerminkan Kabupaten Solsel. Di situ terdapat banyak gonjong rumah gadang, yang mencerminkan Kabupaten Solsel sebagai Nagari Saribu Rumah Gadang. Juga terlihat gambar orang yang sedang menari tempurung, dimana salah satu tarian tradisional di Solsel adalah Tari Tampuruang. Gambar selanjutnya adalah motif itiak pulang patang yang melambangkan kesepakatan dan persatuan yang kokoh.

Senada, Wabup Solsel, H. Abdul Rahman juga mengapresiasi logo tersebut, ia menjelaskan, tagline "Heart of Minangkabau" dalam logo tersebut memang sudah cocok dan melekat dengan Kabupaten Solsel. 

"Salah satu ciri khas di Minangkabau adalah rumah adat nya, dan rumah adat terbanyak dalam satu kawasan adanya di Solsel, jadi ungkapan Solsel sebagai jantungnya minangkabau adalah sudah sangat cocok karena kita disini punya saribu rumah gadang," ungkap wabup.

Dan yang sangat istimewa, tagline tersebut mempresentasikan kekuatan dan ragam budaya Minangkabau yang ada di Solsel, dimana ada empat orang raja adat untuk fungsi dan tugas yang berbeda-beda dengan dasar filosofi ABS SBK yaitu Adat Basandi Sarak, Sarak Basandi Kitabullah.

Satu-satunya di dunia ada empat orang raja di teritori yang sama, bisa berkoordinasi satu sama lain dalam mengurus tatanan masyarakatnya untuk satu teritori yang sama. Contoh keberagaman di tingkat yang sama untuk menuju kehidupan yang lebih baik. Solsel sudah lama melakukan hal itu di Ranah Minangkabau.

Sementara itu Kabid Promosi Disparbud Solsel, Yolni Hendra mengatakan bahwa sebelumnya penetapan logo tersebut telah dikonsultasikan dan mendapatkan persetujuan terlebih dahulu dengan pihak Dinas Pariwisata Provinsi serta Kementrian Pariwisata di Jakarta. 

(rel/ede)




AMOI # aliansi media online & telekomunikasi Indonesia

bn


Padang

Padang

Hukrim

Hukrim

Sumatera

Sumatera