Pendidikan

Pendidikan

Bupati dan Kapolres Banyumas Janji Usut Pelaku Kekerasan Kepada Wartawan

PURWOKERTO,JATENG -- Bupati Banyumas Achmad Husein dan Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun berjanji, bakal mengusut tuntas pelaku kekerasan pembubaran Aksi PLTP Baturraden, Senin (9/10). Keduanya mengatakan sedang melakukan penyelidikan internal.

Aksi penolakan PLTP Baturraden kemarin berakhir ricuh. Kekerasan terjadi pada aksi massa, pers mahasiswa dan wartawan saat Polisi dan Satpol PP Banyumas membubarkan massa aksi di tenda Posko Perjuangan, Jalan Kabupaten yang berhadapan persis dengan Kantor Bupati Banyumas.

Husein yang menemui demontrasi wartawan menyampaikan permohonan maaf didampingi Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Didi Rudwiyanto serta Kasatpol PP Banyumas, Bambang Imam Pamungkas. Husein menerima tuntutan wartawan dan berjanji akan mengusut aparat yang melakukan tindak kekerasan.

"Saya bertanggung jawab terhadap semua ini. Kami terima tuntutan wartawan dan kami akan tindak lanjuti," kata Husein.

Saat dimintai keterangan terkait latar belakang tindak kekerasan yang dilakukan Satpol PP, Bambang menambahkan bahwa dia tidak pernah memerintahkan anak buah bertindak represif. Imam mengatakan sesuai petunjuk Wakapolres, hanya akan membongkar tenda massa. Dia juga berdalih sudah menyampaikan ke anggotanya agar tak ada tindak kekerasan.

"Kita lakukan penyelidikan internal. Ini baru kita mulai. Kami belum tahu masih dalam proses," kata Bambang yang mendampingi Bupati Banyumas.

Sementara itu di tempat terpisah, Kasat Reskrim Polres Banyumas AKP Junaedi menyatakan bahwa internal Kepolisian juga tengah melakukan penyidikan terhadap Polisi yang diturunkan melakukan pengamanan aksi.

Dia juga menjelaskan bahwa perintah Kapolres Banyumas, AKBP Bambang Yudhantara Salamun pada Senin 9 Oktober malam adalah untuk memulangkan massa aksi. Namun 300 Polisi yang diturunkan di lapangan tidak terkendali.

"Perintahnya untuk memulangkan massa aksi karena sudah malam. Saat ini kami sedang selesaikan di internal Polisi," kata Junaedi.

[mdk/cob/rki]

bn


Padang

Padang

Hukrim

Hukrim

Sumatera

Sumatera