Pendidikan

Pendidikan

Tingkatkan Partisipasi Pemilih Pilkada, Kesbangpol Padang Sentuh Generasi Muda

PADANG – Menjelang agenda Pemilihan Umum (Pemilu) serentak di 2018, Pemerintah Kota Padang melalui Kantor Kesatuan bangsa dan Politik (Kesbangpol) berupaya tak lagi kecolongan dengan berkaca masih minimnya partisipasi pemilih di tahun-tahun sebelumnya. Seperti diketahui, 27 Juni 2018 mendatang bakal digelar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Padang periode 2019–2024. Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota ini masuk dalam agenda Pilkada serentak oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat.

"Melalui sosialisasi ini kita berharap, pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Padang di 2018 nanti jumlah partisipasi pemilihnya akan meningkat dari pemilihan sebelumnya. Terutama sekali menyentuh pemilih pemula dari kalangan generasi muda," harap Mursalim dalam kegiatan Sosialisasi Pendidikan Politik bagi Generasi Muda di Ruang Abu Bakar Ja'ar Balaikota, Kamis (28/9/2017).

Dikatakan Mursalim, sosialisasi tersebut diikuti ratusan perwakilan mahasiwa dari masing-masing Perguruan Tinggi di Kota Padang. Kegiatan ini juga melibatkan KPU Kota Padang Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Padang serta beberapa nara sumber terkait.

"Kita menginginkan, para mahasiswa atau pemilih pemula dalam Pilkada nanti akan meningkat dan salah satunya melalui sosialisasi ini. Semoga setelah ini mereka semua memiliki pemahaman dan menjadi 'vioneer' untuk ikut berpartisipasi sekaligus mengajak kawan-kawannya untuk melakukan pemilihan mendatang," tukas mantan Kepala Bagian Humas Setdako Padang itu.

Sementara itu, Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah menyambut positif digelarnya sosialisasi tersebut. Diharapkan dengan ini semakin meningkatnya partisipasi politik bagi masyarakat terutama pemilih pemula di Kota Padang.

"Upaya-upaya ke arah demikian sangat tepat dilakukan, sehingga bisa disosialisasikan dan difahamkan bagi kalangan generasi muda," imbuhnya.

Ia melanjutkan, sebagai tindak lanjut dari sosialisasi ini diharapkan menjadi agenda bagi masing-masing Perguruan Tinggi untuk menjadi pembicaraan ke depan.

"Sehingga kesadaran untuk partisipasi berpolitik di tingkat mahasiswa menjadi meningkat. Karena memang kesuksesan agenda demokrasi itu sangat ditentukan dari meningkatnya partisipasi politik daripada masyarakat. Untuk itu mari kita gunakan hak pilih dalam setiap agenda pemilihan yang dilangsungkan, demi kemajuan kota hingga masa-masa yang akan datang," serunya mengakhiri.


(rel/rki)

bn


Padang

Padang

Hukrim

Hukrim

Sumatera

Sumatera