Pendidikan

Pendidikan

Test Urine Dadakan, Tiga ASN Pessel Positif Narkoba


PAINAN, PESSEL -- Ratusan ASN (aparatur sipil negara) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat mendadak menjalani tes urine di markas komando Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat, Selasa (26/9/2017). Tiga orang dinyatakan positif urine-nya ) mengandung narkoba.

Kabid Kesbangpol Pemkab Pessel, Rinaldi Dasar S.Pd,  melalui pesan WhatsApp (WA)-nya membenarkan bahwa pihaknya melakukan test urine terhadap pejabat dan staf ASN di lingkungan pemkab setempat. Hasilnya, ditemukan tiga sampel urine yang positif narkoba. Namun Rinaldi tidak menyebutkan siapa nama dan di organisasi perangkat daerah (OPD) mana mereka bertugas.

"Untuk menyebutkan nama mereka, sebaiknya tanya kepada bapak bupati saja pak, sebab nama-nama mereka sudah dikantongi oleh pak bupati," tambah Rinaldi yang juga ketua PWI Cabang Pessel.

Menurut, Rinaldi, tes urine bagi ASN di lingkungan Pemkab Pessel sudah menjadi atensi Bupati Pessel, Hendrajoni,  sebagai bentuk pencegahan dan memastikan para abdi negara steril dan terbebas dari tindak penyalahgunaan narkoba. 

Test urine dadakan kali ini melibatkan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumbar melalui Kabid Pemberantasan AKBP Emrizal Hanas, SH dan Kabid Rehabilitasi Drs. Suryadi Boy. Sasaran pemeriksaan serentak dilakukan pada 10 OPD dengan target sebanyak 1.045 ASN di lingkungan Pemkab Pessel.

"Sebelumnya target kita adalah sebanyak 1.045 orang ASN. Namun, baru 723 yang kita lakukan tes urine. Sebanyak 318 berhalangan hadir dengan alasan sakit, dinas luar, lepas dinas dan adapula yang mengaku sedang mengikuti pelatihan," jelas Rinaldi di ruang kerjanya, Rabu, (27/9/2017).

Masih menurut Rinaldi, Kabupaten Pessel termasuk salah satu daerah yang rawan peredaran narkoba. Dari itu, untuk mengantisipasi penyalahgunaan narkoba di lingkungan Pemkab Pessel, pihaknya akan terus melakukan tes urine secara berkala dalam waktu yang tidak ditentukan atau mendadak. 

Diakuinya, tes urine yang digelar saat itu, belum menyentuh seluruh pegawai yang ada di lingkungan Pemkab Pessel. Sehingga diharapkan kepada seluruh pejabat dan ASN turut andil demi terciptanya pemerintahan yang sejahtera, unggul, mandiri dan agamais, serta terbebas dari bahaya narkoba.

"Pada kegiatan sebelumnya, bahkan ada pula sejumlah ASN yang kabur. Nah, kita berharap ke depannya hal ini tak terulang lagi. Tujuannya demi kebaikan kita bersama juga," harapnya. 

(han/bin)






AMOI # aliansi media online & telekomunikasi Indonesia

bn


Padang

Padang

Hukrim

Hukrim

Sumatera

Sumatera