Pendidikan

Pendidikan

Siswi MAN 2 Batusangkar Kembali Ukir Prestasi Tingkat Provinsi


TANAH DATAR, SUMBAR -- Prestasi membanggakan kembali diraih siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Batusangkar. Peringkat Juara II pada lomba kaligrafi dan Juara III pada lomba MSQ tingkat Provinsi Sumatera Barat. 

"Alhamdulillah anak-anak berhasil meraih peringkat juara pada dua perlombaan, dari tiga kategori lomba yang mereka ikuti," ungkap Kepala MAN 2 Batusangkar, Agustamam, yang dijumpai di sela-sela kesibukannya, Jumat (29/9/2017). 

Satu orang siswi MAN 2 Batusangkar yang berhasil meraih Juara II Lomba Kaligrafi, atas nama Miftahul Hayati, sedangkan Juara III Lomba MSQ, diraih oleh tim yang terdiri dari Rehan Fauziah, Sariyun Habibah dan Miftahul Hayati. 

Satu siswi lainnya, Monika Indriani belum menuai hasil maksimal di festival solo song. Kendati demikian, pada ajang Aksioma nasional baru-baru ini ia meraih Juara III pada cabang madrasah song. 

Kepada peraih Juara II Lomba Kaligrafi, Agustamam berpesan agar siswinya tersebut terus berlatih dan berkarya agar pada kesempatan mendatang bisa meraih juara pertama. Sedangkan kepada tim MSQ yang bertengger di peringkat tiga ia berpesan agar lebih kompak dan solid, sehingga mampu berprestasi lebih tinggi lagi.

"Pada festival solo song, siswa kita belum menuai hasil maksimal, namun tetap kami mengapresiasi dan salut atas kegigihan siswi kami mengikuti lomba," ungkapnya.

Selain prestasi tingkat Sumbar, ungkap Agustaman, baru-baru ini siswi MAN 2 Batusangkar juga menguki prestasi di ajang Axioma tingkat nasional. Selain Monika Indriani yang meraih Juara III pada cabang madrasah song, tercatat nama Qurata Aini selaku peraih juara pertama di cabang tahfiz.

Untuk siswa penghafal Alquran terbaik, belum lama ini MAN 2 Batusangkar juga memberi reward kepada empat siswa berlibur ke Malaysia. 

Selain prestasi peserta didik, prestasi membanggakan juga kerap diraih oleh para guru MAN 2 Batusangkar. Yang teranyar, seorang guru, Epi M, SPd, M.Pd, dinonatkan sebagai guru teladan ke III di tingkat Sumbar. 

Menurut Agustamam, sederet keberhasilan itu bukan diraih dengan mudah. Namun bertolak dari kemauan dan kegigihan para siswa, ditambah kerja keras seluruh guru berikut jajaran MAN 2 Batusangkar lewat pembinaan berkesinambungan. Tidaklah salah jika timbul rasa optimis, baik dari pihak internal maupun eksternal sekolah, MAN 2 Batusangkar yang selama ini dikenal sarat prestasi belum akan tergeser posisinya sebagai sekolah terfavorit di Kabupaten Tanah Datar. 

(***)





AMOI # aliansi media online & telekomunikasi Indonesia

bn


Padang

Padang

Hukrim

Hukrim

Sumatera

Sumatera