Pendidikan

Pendidikan

Lima Anggota DPRD Sulbar Diperiksa 8 Jam di Kejaksaan


MAMUJU, SULBAR -- Tim Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kejati Sulbar berupaya dan bekerja ekstra untuk mengungkap kasus dugaan korupsi APBD Sulbar tahun 2016.

Setelah melakukan pemeriksaan bergilir, mulai dari pejabat eselon III dan IV serta pihak rekanan, kali ini sejumlah anggota DPRD Sulbar dari unsur anggota hingga pimpinan tak luput dari pemeriksaan demi mencari dan menemukan bukti kepada terperiksa untuk diperiksa sebagai saksi dugaan korupsi APBD 2016, yang di dalamnya terdapat pokok-pokok pikiran (Pokir) anggota dewan.

Ini telah menjadi target pihak Kejati terhadap sejumlah saksi dan terperiksa terkait dugaan korupsi dana aspirasi atau Pokok pokok pikiran (Pokir) disinyalir merugikan keuangan negara senilai Rp150-300 milliar.

Ke 5 anggota DPRD Sulbar diperiksa Kejati dari pukul 09.00 sampai 16.00 WITA di Makassar, Rabu (27/9/2017).

Adapun nama 5 anggota DPRD diperiksa yaitu, H.Hamzah Sunuba (Golkar) Hj.Jumiati Mahmud (Gerindra) Hj.A.Marini Ariakati (Golkar) Rayu,SE (PDIP) H.Abidin (Demokrat)

Kasi Penkum Kejati Sulbar, Salahuddin, mengatakan, ke 5 anggota DPRD Sulbar diperiksa sejak jam 09.00 pagi sampai 16.00 sore WITA.

"Ke 5 anggota DPRD Sulbar kita periksa sejak pukul 09.00 pagi sampai 16.00 sore," ungkap Salahuddin kepada awak media melalui pesan Whats'Aap (WA), Rabu(27/9/2017).

(M71/bin)





AMOI # aliansi media online & telekomunikasi Indonesia

bn


Padang

Padang

Hukrim

Hukrim

Sumatera

Sumatera