Pendidikan

Pendidikan

Penggali Sumur di Limapuluh Kota Tewas Tertimpa Ember

LIMAPULUH KOTA – Nahas menimpa nasib Al Tris (54), warga Tanjung Jati, Jorong Koto Kociak, Kenagarian 7 Koto Talago Kecamatan Guguak, Kabupaten Limapuluh Kota. Dia harus meregang nyawa setelah tertimpa ember pasir yang difungsikan mengeluarkan pasir yang ada di dalam sumur yang sedang digali, Rabu (23/8/2017) sekitar pukul 10.00 WIB. Ditambah lagi kedalaman sumur yang sekitar 18 meter ini diduga minim oksigen.

Informasi yang dihimpun, Al Tris bersama rekannya memang sudah berniat lama untuk menggali kembali sumur tersebut karena sudah mengalami pendangkalan. Dia membuat pengungkit untuk mengangkat material pasir dan sampah di dalam sumur dengan menggunakan kawat sekitar pukul 09.30 WIB.

Setelah membuat pengungkit, Al Tris turun ke bawah dan mulai menggali sumur. Awalnya, korban tidak mengalami persoalan apapun saat menggali. Bahkan sudah ada 5 ember material yang sudah diangkat ke atas. Namun, saat mengangkat ember ke-6, kawat pengungkit putus dan menimpa tubuh Al Tris yang sedang berada di dalam sumur.

Spontan, rekannya langsung melihat ke dalam sumur dan mendapati korban tergeletak dan sudah tidak lagi bergerak. Takut kenapa-kenapa, rekan Tri langsung meminta bantuan warga dan melaporkan kejadian ini kepada kepala Jorong. Warga langsung melakukan evakuasi dan baru berhasil mengeluarkan korban setelah 30 menit kemudian. Saat itu, korban sudah tidak lagi bernyawa.

Pj. Wali Nagari Tujuh Koto Talago, Erizulman mengatakan diduga kuat, korban tertimpa ember yang dipenuhi material dari atas dan langsung tidak sadarkan diri. Namun, karena kedalaman sumur sekitar 18 meter, diperkirakan oksigen sangat tipis atau beracun. Hal ini lah yang membuat korban tidak bisa bertahan hidup di dalam sumur.

Kapolsek Guguak, AKP Akno Pilindo mengatakan pihaknya sedang mendalami kasus ini dan sudah melakukan olah TKP. Terkait kekurangan oksigen maupun keracunan, pihaknya masih menunggu hasil autopsi dari Rumah Sakit karena di tubuh korban tidak ada ditemukan luka lecet maupun lebam. 


(han/ang/rki)



bn


Padang

Padang

Hukrim

Hukrim

Sumatera

Sumatera