Pendidikan

Pendidikan

Akankah Bos First Travel kembali miskin & makan mie instan lagi?

JAKARTA -- Sambil meneteskan air mata, Anniesa Desvitasari Hasibuan menceritakan masa-masa sulit merintis usaha. Ditemani sang suami, Andika Surachman, wanita itu membeberkan bagaimana penderitaan mereka di awal pendirian First Travel.

Andika-Anniesa memulai usaha mereka dengan menggadaikan rumah peninggalan orang tua mereka. Usahanya gagal. Rumah itu disita bank dan dilelang.

Pasangan ini pun terpaksa meninggalkan rumah itu dan mengontrak rumah petak. Dengan sepeda motor pinjaman, keduanya door to door menawarkan aneka paket wisata dan umroh.

Jangan bayangkan Anniesa Hasibuan dengan busana serba mahal dan status glamor sebagai perancang busana kala itu. Dulu dia mengaku selalu acak-acakan dan bau keringat karena harus keliling Jakarta-Depok naik motor untuk mencari klien.

"Motor itu pinjaman dari adik saya," kata Andika dalam video yang mereka buat untuk profil First Travel.

Usaha itu pun tak selamanya mulus. Bahkan pernah listrik di rumah mereka diputus karena enam bulan nunggak.

"Usaha pun nggak ada hasilnya," kata Anniesa sedih.

Saat itu kehidupan serba sulit. Anniesa bahkan mengaku hanya makan mie instan dicampur nasi.

"Saya buat mie, satu atau dua tapi airnya dibanyakin. Tapi kita semua ngariung, mie itu dimakan bareng adik-adik saya," kata Anniesa.

Sebagai usahawan gagal mereka kerap dicemooh, bahkan oleh orang-orang terdekat mereka. Dicibir oleh kerabat dan tetangga rasanya sangat menyakitkan menurut Anniesa. Hal itu pula yang membuat semangatnya membaja. Dia tak mau lagi dapat penghinaan.

"Jangan sampai kita dihina lagi. Jangan sampai anak-anak saya dihina. Adik-adik saya dihina. Dari bertahan itulah kita berjuang," katanya.

Pertama, First Travel mengontrak ruko sempit di dekat Stasiun Depok. Setelah gagal, sempat pula menjadikan garasi rumah mereka sebagai kantor.

Hoki pasangan ini mulai naik setelah beberapa instansi menggunakan jasa mereka sebagai agen umroh. Dari sana order mulai berdatangan hingga akhirnya mereka bisa menyewa gedung di kawasan Radar AURI Depok sebagai kantor pusat. Beberapa tahun kemudian First Travel akhirnya bisa membeli gedung ini menjadi milik mereka.

Konsumen makin banyak dan nama First Travel kian berkibar. Sejajar dengan travel lain yang lebih dulu merintis. Tahun 2014 sejumlah penghargaan bergengsi mereka raih.

Prestasi Anniesa Hasibuan sebagai desainer khusus busana Muslim pun makin cemerlang. Dia menggelar fashion show di berbagai belahan dunia. Puncaknya adalah saat Anniesa membawa hijab ke New York Fashion Week September 2016 lalu.

Nyaris seluruh media fashion ternama memberikan apresiasi positif atas apa yang ditampilkan Anniesa Hasibuan di jantung Amerika Serikat itu.

Elle misalnya yang menulis 'Muslim Designer Anniesa Hasibuan Had an All Immigrant Cast of Models at NYFW.' "Difference is not something to be afraid of- it's something you should embrace"

Penghargaan sebagai wanita yang inspiratif juga datang dari sejumlah lembaga ternama. Di usia 30 tahun, bintangnya bersinar terang. Kini Anniesa bukan lagi wanita berkeringat yang harus mondar mandir naik motor butut keliling Jakarta Depok.

Kini dia wara-wiri di London, Paris, New York dan Dubai. Kota-kota paling gemerlap di dunia. Dia jadi sosialita sekarang. Pemilik butik hijab kelas atas sekaligus bos perusahaan First Travel yang beromset ratusan miliar rupiah.

Awan hitam di First Travel

Masalah kembali datang ke hidup Andika dan Anniessa. Sejumlah nasabah yang sudah membayar program umroh promo Fisrt Travel tak kunjung diberangkatkan. Awalnya First Travel mengaku hanya ada masalah kecil dengan maskapai. Dengan menambah Rp 2 juta, nasabah akan segera diberangkatkan.

Namun para nasabah yang semula diam, mulai berbicara. Jumlahnya ternyata ribuan. Mereka sudah menyetor Rp 14,5 juta. Ada yang sampai menggadaikan tanah dan menjual harta benda mereka demi ikut promo ini.

Puncaknya, Andika dan Anniesa ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan polisi.

"Hasil pemeriksaan kita dapatkan cukup alat bukti untuk kita tingkatkan menjadi tersangka kemarin dan sudah dilakukan penahanan mulai hari ini," kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Mabes Polri, Brigjen Hery Rudolf Nahak.

Berdasarkan penyelidikan kepolisian, dari 70 ribu jemaah yang mendaftarkan diri dan membayarkan uang perjalanan umrah, baru 35 ribu jemaah yang diberangkatkan. Sementara 35 ribu jemaah lainnya batal berangkat. Diperkirakan First Travel telah mengantongi uang Rp 550 miliar.

Namun anehnya, saat Bareskrim mengusut rekening perusahaan itu hanya tersimpan uang sekitar Rp 1,3 juta. Polisi pun menelusuri aliran rekening ini. Kemungkinan Bos First Travel ini bisa dijerat dengan pasal pencucian uang.

Lalu kemana raibnya duit jemaah ini? Ada yang menyebut sebagian uang First Travel diinvestasikan di Koperasi Pandawa yang beberapa waktu lalu ternyata bodong.

Namun Kuasa hukum First Travel, Eggy Sudjana menegaskan, kliennya tak pernah menyetorkan uang nasabah ke koperasi Pandawa hingga mengakibatkan gagal memberangkatkan umrah. Eggy mengaku sejauh ini belum mengetahui dana calon jemaah umrah tersebut.

"Klien saya sudah jelas hal itu dibantah. Tidak pernah Andika (Presiden Direktur First Travel) bilang," kata Eggy di Jakarta, Sabtu (12/8/2017).

Eggy mengaku sempat bertemu pihak dari Kementerian Agama, kepolisian, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) beberapa hari lalu. Kesepakatan yang dicapai yakni jemaah akan diberangkatkan umrah. Kesepakatan itu diambil sebelum izin First Travel dicabut.

"Dalam kurun waktu November hingga Desember. Masing-masing 5.000 sampai 7.000 jemaah per bulannya," katanya.

Selain itu, ada juga kesepakatan pada jemaah untuk meminta uangnya kembali.

"Waktu refund disepakati antara 30 sampai 90 hari kerja. Jatuhnya sampai Desember nanti, kalau poin ini tidak dilaksanakan baru dipidanakan,"

Kasus ini belum usai. Akhir cerita pasangan Andika-Anniesa juga belum diketahui. Akankah mereka kembali bisa bersinar? Atau terpaksa makan sebungkus mie instan beramai-ramai seperti dulu? 

Potret Kehidupan Glamor Pasutri Bos First Travel, Foto-fotonya Bikin Silau!

Nama Andika Surachman dan istrinya, desainer Anniesa Hasibuan, mendadak menjadi sorotan publik.
Sosok pasangan suami istri pemilik agensi wisata, First Travel, tersebut mengharubiru sejak ditangkap karena kasus penipuan.

Penangkapan keduanya oleh Badan Reserse Kriminal Polri atas laporan kasus penipuan atau penggelapan penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah perusahaannya.

"Dia ditangkapnya pas jam segini ini pas saya jaga di depan lobi ini. Sebelum ditangkap Andika dan istrinya itu diwawancara sama wartawan (jumpa pers) di lantai dua. Nah, di lobi sudah ada lima orang dari Bareskrim yang menunggu. Pas dia dan istrinya turun dan pas pintu keluar langsung dipepet sama orang-orang dari Bareskrim. Pas kejadian itu, saya lihat mata istrinya sudah berkaca-kaca mau menangis," ujar seorang petugas keamanan kepada wartawan di lokasi penangkapan, komplek Kemenag, Jakarta Pusat, Kamis (10/8/2017).

Bukan cuma penangkapan dan kasus penipuan tersebut, kehidupan glamor Andika dan Anniesa juga menjadi sorotan publik.

Alhasil, muncul tudingan publik bahwa keduanya menggunakan uang para calon jemaah untuk menopang gaya hidup mereka yang bermewah-mewahan,

Namun penasihat hukum tersangka, Deski, menyebut tidak ada uang jemaah yang dipakai Andika dan Anniesa untuk berwisata ke luar negeri.

"Kalau ada yang beranggapan jangan-jangan uang jemaah dipakai, ya wajar saja. Tapi kalau uang jemaah dipakai, saya rasa nggak," kata Deski saat ditemui di sela mendampingi pemeriksaan Andika Surachman-Anniesa Hasibuan, di kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (11/8/2017) malam.

Di sosial media terpajang foto-foto keduanya saat berlibur di beberapa negara Eropa, berlatarbelakang perbukitan salju, di Grand Canyon Amerika Serikat lengkap dengan tampilan sejumlah helikopter.

Begitu pula saat menginap di hotel bintang lima sambil memegang iPhone terbaru.

Pamer foto di Facebook

Kehidupan glamor pasangan tersebut kerap dipamerkan dalam bentuk foto yang diunggah ke akun jejaring sosial Facebook mereka. Redaksi menelusuri foto-foto Anniesa di akun Facebook pribadinya.

Di akun Facebook itu, Anniesa mengunggah foto-foto dirinya bersama suami saat berlibur di beragam tempat, mulai dari Asia, Amerika hingga Eropa.

Berikut foto-foto Anniesa dan suaminya saat berlibur di luar negeri:
1. Mekkah
Anniesa-Andika-First Travel
Dalam foto ini, terlihat Anniesa tengah menjepret makanan yang hendak disantapnya menggunakan ponsel merek iPhone.
Dalam foto ini, terlihat Anniesa tengah menjepret makanan yang hendak disantapnya menggunakan ponsel merek iPhone.

Sementara, di belakang, terlihat pemandangan Masjidil Haram yang tengah dalam tahap renovasi.
Di foto kedua, terlihat Anniesa berpose dengan suaminya, Andika, dalam busana muslim.

Tangan Anniesa tampak menjinjing tas Moschino, jenama yang terkenal memiliki harga mahal dari Italia.

2. Alaska
Anniesa-Andika-First Travel-01
Terlihat Anniesa menggunakan busana musim dingin nan tebal dengan warna merah muda nan mentereng.
Menggunakan hashtag #AAOnTripAlaska #AAWithTravelDiary, Anniesa mengunggah foto-foto dirinya berada di salju di Alaska.

Terlihat Anniesa menggunakan busana musim dingin nan tebal dengan warna merah muda nan mentereng.
Di foto lain, terlihat Anniesa dan Andika bergandengan sambil menjejakkan kaki di atas salju yang tebal.
Anniesa-Andika-First Travel
Anniesa dan Andika bergandengan sambil menjejakkan kaki di atas salju yang tebal.
3. Washington
Anniesa-Andika-First Travel
Dalam foto liburannya ini, terlihat Anniesa dan suaminya duduk dengan latar bunga Magnolia berwarna merah muda.
Dalam foto liburannya ini, terlihat Anniesa dan suaminya duduk dengan latar bunga Magnolia berwarna merah muda.
Senyum bahagia tersungging di bibir pasangan pengusaha tersebut.

4. Islandia
Anniesa-Andika-First Travel
Di foto liburannya di Geysir, Islandia, terlihat Anniesa dan suaminya dalam busana musim dingin.
Di foto liburannya di Geysir, Islandia, terlihat Anniesa dan suaminya dalam busana musim dingin.
Mereka tampak berpose mesra dengan latar belakang bongkahan es yang terhampar.

5. Hollywood
Anniesa-Andika-First Travel
Dalam foto liburannya ini, Anniesa dan suami tampak berpose dengan latar landmark tulisan Hollywood.
Dalam foto liburannya ini, Anniesa dan suami tampak berpose dengan latar landmark tulisan Hollywood.

6. Inggris
Anniesa-Andika-First Travel
Terlihat, Anniesa dan suaminya difoto saat tengah berkuda di Windsor Castle, Berkshire, Inggris.
Terlihat, Anniesa dan suaminya difoto saat tengah berkuda di Windsor Castle, Berkshire, Inggris.

7. Paris
Anniesa-Andika-First Travel
Di kota cinta ini, terlihat Anniesa dan Andika dengan baju musim dingin berpose dengan latar menara Eiffel.
Di kota cinta ini, terlihat Anniesa dan Andika dengan baju musim dingin berpose dengan latar menara Eiffel.

Menangis di dalam penjara

Empat hari sudah, pasutri bos biro perjalanan umrah PT First Anugerah Karya Wisata atau lebih dikenal First Travel, Andika Surachman (31) dan Anniesa Hasibuan (31) mendekam di tahanan.

Keduanya ditahan di Polda Metro Jaya, dengan status tahanan titipan Bareskrim Mabes Polri. Jumat (11/8/2017) kemarin, keduanya diboyong penyidik ke Bareskrim di Gambir, Jakarta Pusat untuk menjalani pemeriksaan.

Mereka menyandang status tersangka penipuan, penggelapan serta tindak pidana pencucian uang terkait penyelenggaraan perjalanan umrah First Travel.

Eggi Sudjana, kuasa hukum keduanya setia mendampingi pemeriksaan dua kliennya tersebut. Menurut Eggi tidak banyak yang disampaikan oleh Andika maupun Anniesa Hasibuan.

Pada Eggi, Andika berpesan agar ribuan jemaah yang belum berangkat haji bersabar, Andika berjanji akan memberangkatkan para korban ke tanah suci sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat.

"Saya baru kemarin malam bertemu dia, belum banyak yang disampaikan, termasuk soal aliran dana, bukan kapasitas saya menjawab. Dia hanya minta para jamaah bersabar. Menurut stafnya Andika, bilang ke saya, bang sudah siap 35 ribu jemaah bisa jalan tapi dananya dari mana saya tidak tahu," tutur Eggi saat ditemui di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (12/8/2017).

Sementara itu, Anniesa Hasibuan lebih sering menangis baik di tahanan maupun saat pemeriksaan. Ini lantaran Anniesa Hasibuan harus berpisah dengan sang anak yang baru dilahirkan olehnya.

"‎Kalau Anniesa nangis terus, kasihan ya, ingat anaknya dan dia kan baru melahirkan tiga minggu, anaknya kan perlu ASI, jadi kami akan ajukan penangguhan penahanan," ucap Eggi.

Eggi melanjutkan nantinya yang akan menjadi penjamin bagi Anniesa Hasibuan adalah adik kandung Anniesa dan pengacara.‎ Bahkan jika diperlukan, ibunda Anniesa juga siap jadi penjamin.

Diketahui sebuah agen travel dengan nama First Travel kini jadi perbincangan karena menawarkan harga pemberangkatan umrah yang lebih murah dari agen travel lainnya.

Promo-promo yang ditawarkan First Travel membuat jemaah tergiur dan memesan paket umrah. Namun, hingga batas waktu yang dijanjikan, calon jemaah tak kunjung berangkat.

Perusahaan kemudian dianggap menipu calon jemaah yang ingin melaksanakan umrah. Hingga akhirnya ada jemaah yang membuat laporan ke polisi pada Jumat 4 Agustus 2017.

Atas kasus ini, ‎Bareskrim Polri telah menahan Direktur Utama First Travel Andika Surachman dan istrinya, Anniesa Desvitasari, yang juga direktur di perusahaan tersebut.

Kedua ditangkap di kompleks perkantoran Kementerian Agama RI pada Rabu 8 Agustus 2017 pukul 14.00 WIB.
Mereka dijerat Pasal 55 jo Pasal 378 dan Pasal 372 KUHP, serta UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

(mdk/trb/rki)

bn


Padang

Padang

Hukrim

Hukrim

Sumatera

Sumatera