Pendidikan

Pendidikan

Wapres JK Beberkan 3 Kunci Lemahkan Orang Minang

PADANG -- Wakil Presiden, Muhammad Jusuf Kalla, memberikan tiga trik untuk melemahkan orang Minangkabau. Menurutnya, jika ingin melemahkan orang Minang cukup dengan tiga cara saja. Yaitu rusak pendidikannya, rusak suraunya, dan rusak pasarnya.

Kenapa demikian kata JK, selama ini orang Minang terkenal dengan pemikir-pemikirnya yang luar biasa. Lihat saja dalam sejarah, dimana tokoh dalam pendiri negara Republik Indonesia diantaranya orang Minang, seperti M Yamin dan Bung Hatta.

"Para tokoh besar Minang ini sangat berbeda dengan pejuang dari daerah lain. Dimana mereka berjuang memakai tombak, sementara tokoh Minang berjuang dengan kekuatan pemikirannya," kata JK.

Sumbar kata JK memang memiliki Sumber Daya Alam (SDA) yang sedikit disbanding dengan daerah lain, seperti Riau, Sumut, dan provinsi lainnya. Hanya saja katanya, dengan kekuatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki Sumbar itu sama besarnya dengan SDM yang dimiliki daerah lainnya di Indonesia.

"Pertanyaanya apakah Sumbar saat ini sama dengan Sumbar dulu. Dimana semua sektor ada orang Minang. Kantor besar banyak orang minang. Bidang agama juga banyak orang minang," paparnya..

Seperti di Jakarta, dari 10 katib di masjid di Jakarta itu delapan diantaranya orang Minang. Tapisekarang banyak dari Makkasar. "Kalau kita selalu bangga dengan masa lalu itu juga tidak baik, jadi ternyata yang harus kita lakukan introspeksi agar masa depan itu lebih baik," katanya.

Lanjut JK, pemuda Minang juga suka tidur di surau. Dimana surau tidak hanya sebagai tempat beribadah namun juga sebagai tempat anak muda Minang untuk berdiskusi.

"Dulu tidur di surau, ngaji di suaru tapi sekarang tidak lagi karena ada televisi di rumah,' paparnya.
Hasil gambar untuk wapres jusuf kalla di padang 15 juli 2017
.Wakil Presiden RI Jusuf Kalla saat meresmikan pembangunan gedung baru Universitas Negeri Padang (UNP) di Auditorium UNP, Sabtu (15/07/2017)

Selain itu kata JK, di setiap tubuh orang Minang mengalir darah entrepreneur, dimana hanya tinggal untuk dikembangkan dan ditumbuhkan saja. Namun, memang untuk menjadi wirausaha tidak langsung sukses.

"Semua itu butuh proses seperti orang belajar bersepada pasti akan ada terjatuh dan terluka baru bisa. Begitu juga dengan menjadi wirausaha sukses yang akan banyak cobaan," paparnya di depan para tokoh Minang yang hadir seperti, Syahrul Wujud, Fahmi Idris.

Dalam kesempatan itu JK pun ikut meluncurkan Entrepreneur Award yang digagas oleh Unand, UNP, dan Kopertis Wilayah X. Dimana nantinya akan ada seleksi bagi wirausaha muda Minang oleh para tokoh Minang.


(rki)
 

bn


Padang

Padang

Hukrim

Hukrim

Sumatera

Sumatera