Pendidikan

Pendidikan

Tabrakan Beruntun di Padang Panjang, Jeep Kandas di Kolong Truk

PADANG PANJANG -- Diduga karena Rem Blong saat menuruni penurunan di kawasan Terminal Bukit Surungan Kota Padang Panjang, Truk bernopol BL 8799 UA hantam dan seret mobil Jeep BA 1940 BK sampai Jeep tersebut juga menghantam Truk BA 9608 QU yang berada di depannya hingga remuk, sekitar pukul 18.00 WIB, Minggu (23/7/2017) kemarin.  

Informasi yang dihimpun dilapangan,  kecelakaan  beruntun yang terjadi di kawasan  terminal busur menejelang Magrib itu sempat membuat warga setempat buncah. Dimana tabrakan itu telah menghancurkan tubuh mobil
Jeep dan penumpang yang mengalami luka luka dilarikan ke RS Ibnu Sina untuk diberikan pertolongan.

"Tabrakan beruntun itu sangat mengganaskan. Dimana mobil Jeep harus kandas di bawah kolong truk. Atas kejadian itu saya memprediksi ada korban jiwa," sebut salah seorang warga mengaku bernama Putra , saat peristiwa  tersebut dirinya  berada dilokasi kejadian.    

Ketika dikonfirmasi terkait kasus kecelakaan lalulintas di wilayah Hukum Polres Padang Panjang tersebut, Kanit Laka Polres Padang Panjang Iptu M. Hamidi, membenarkan adanya tabrakan beruntun tiga kendaraan yang menimbulkan korban luka luka. " Evakuasi dilakukan, korban langsung dilarikan ke RS Ibnu Sina untuk  berikan pertolongan," sebut  M. Hamidi.

Terjadinya kecelakaan beruntun tersebut, ungkap M. Hamidi,berawal dari truk yang dikemudikan Anwar Siregar  (71) asal Pematang Siantar, itu melaju dari arah Bukittinggi- Padang, dilokasi kejadian truk menabrak mobil Jeep yang ada didepannya.

Setelah menabrak mobil Jeep yang dikemudikan  Anton (53) warga Pesisir Selatan,  mobil Jeep terseret hingga  kembali  menabrak truk yang dikemudikan Syafriadi (41) asal Palembang,  yang saat itu berada didepannya. " Tabrakan beruntun itu tidak dapat dihindari, tabrakan truk dengan Jeep  kembali menabrak truk  didepannya. Mobil Jeep harus kandas di kolong mobil truk hingga hancur," sebut Hamidi. 

Namun, atas kejadian itu, untunglah tidak ada korban jiwa. Dimana korban hanya mengalami luka- luka.  " Kami telah melakukan  olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan identifikasi data. Kita juga telah amankan   tiga barang bukti  dan  saksi  sekaligus pengemudi truk untuk dimintai keterangan lebih lanjut," ujar Hamidi.

Untuk korban kecelakaan, lebih lanjut Hamidi, hingga masih menjalani perawatan medis dan belum bisa dimintai keterangan. Selain menunggu korban dapat dimintai keterangan  pihaknya  juga akan memanggil sejumlah saksi saksi. 

(han/pis/rki)

bn


Padang

Padang

Hukrim

Hukrim

Sumatera

Sumatera