Pendidikan

Pendidikan

Polisi Ringkus Pasutri Pengedar Sabu


KAMPAR, RIAU -- Pasangan suami istri pengedar narkoba jenis sabu diringkus tim Opsnal Satres Narkoba Polres Kampar, di kediaman mereka, Dusun Sungai Manggis Desa Sungai Liti Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, Rabu (26/7/2017) sekitar pukul 18.30 WIB. 

Dari tangan pasutri yang masing-masing berinisial "AR" (44) dan "MG" (44), petugas mengamankan barang bukti sabu dengan total berat 22 gram. Barang haram tersebut dikemas dalam 10 paket besar, 1 paket sedang dan 1 paket kecil. 

Selain itu juga disita barang bukti lain di antaranya 1 unit timbangan digital, 2 pak plastik bening pembungkus, 2 unit HP Samsung, uang tunai sebesar Rp 750 ribu serta beberapa barang bukti lainnya terkait kasus ini.

‎Pengungkapan kasus berawal pada Rabu (27/7/2017) sore, saat anggota Opsnal Satres Narkoba Polres Kampar mendapat Informasi dari masyarakat bahwa sering terjadi transaksi narkotika di jalan lintas Kuntu-Gema wilayah Dusun Sungai Manggis Desa Sungai Liti Kecamatan Kampar Kiri tepatnya di kediaman tersangka AR alias BY.

‎Menindaklanjuti Informasi tersebut, anggota Sat Res Narkoba Polres Kampar kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan penyelidikan. Setelah memastikan keberadaan target, langsung dilakukan penggerebekan dan petugas berhasil mengamankan tersangka AR alias BY bersama istrinya NL alias MG yang juga terindikasi terlibat dalam peredaran barang haram ini.

‎Selanjutnya, disaksikan kepala desa setempat, dilakukan penggeledahan di kediaman pasutri tersebut. Hasilnya fantastis! Saat penggeledahan ditemukan narkoba jenis sabu yang masing-masing telah dikemas dalam paket besar, sedang dan kecil. Terbungkus dalam plastik bening, disembunyikan dalam lemari pakaian. 

‎Kapolres Kampar AKBP Deni Okvianto SIK, MH melalui Kasat Narkoba AKP Tapip Usman Kamis (27/7/2017) saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan atas pasutri ini. Disampaikan Tapip bahwa kedua tersangka saat ini telah diamankan di Polres Kampar guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kasat Narkoba ini menjelaskan bahwa kedua tersangka akan dijerat Pasal 114 jo pasal 112 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara paling singkat selama 5 tahun.

(rac/rie/ede)




AMOI # aliansi media online & telekomunikasi Indonesia

bn


Padang

Padang

Hukrim

Hukrim

Sumatera

Sumatera