Pendidikan

Pendidikan

Mencuri di Kampus Unand, Wanita Ini Menyamar Jadi Mahasiswi

PADANG -- Seorang karyawan salah satu perusahaan asuransi di Kota Padang yang diduga telah sering melakukan aksi pencurian di kawasan Universitas Andalas (Unand) diamankan oleh sejumlah mahasiswa, Selasa, (19/7/2017).
Ia ditangkap oleh mahasiswa saat sedang beraksi di Fakultas Peternakan Unand.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Pauh, Kompol Alwi Haskar saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (19/7/2017) siang.
 
"Benar, pelakunya merupakan seorang wanita yang melakukan aksi pencurian di kampus Unand. Dirinya kami amankan setelah aksinya diketahui oleh sejumlah mahasiswa pada Selasa (18/7) kemarin lusa. Saat ini sudah kita titipkan ke sel tahanan wanita yang ada di Polsek Padang Timur," sebut Alwi.
 
Informasi nan berhasil dirangkum, pelaku perempuan tersebut diketahui bernama Miniati Rahmi (31), warga Surau Balai nomor 20 RT 03 RW 04 Kelurahan Anduring Kecamatan Kuranji.

"Dari hasil pengakuannya, dirinya sudah sekitar tujuh kali melancarkan aksinya dengan memanfaatkan situasi kampus yang sepi karena kesibukan proses belajar mengajar disana. Sudah hampir setahun belakangan dirinya nekad beraksi dan itu dilakukan sendirian," ungkap Kapolsek.
 
Aksi pelaku yang diketahui kesekian kalinya tersebut pertama kali diketahui oleh dua orang tenaga pengaman kampus Unand bernama Tomi (35) dan Rivandi (33). Mengetahui akstifitas mencurigakan yang dilakukan perempuan berjilbab tersebut, dirinya beserta beberapa mahasiswa menangkap pelaku. Setelah diringkus, Satpam dan Mahasiswa mengantarkan Miniati ke Polsek Pauh.
 
Sementara itu, pelaku yang ditemui di Mapolsek Padang Timur menyebut bahwa dalam melakukan perbuatan tersebut, dirinya berpura-pura menjadi mahasiswi Strata-2 (S2), sehingga leluaa memasuki ruangan kerja dosen dan karyawan Unand.
 
"Ketika sepi, saya mengambil isi tas milik para ibu-ibu dan meletakkannya di sembarang tempat, seperti di dalam Masjid Raya Ampang dimana disana ada dua unit tas, ditinggalkan di Masjid Istiqamah simpang Sawahan, Kecamatan Padang Timur, SMP 31 Andalas,  dan diatas salah satu angkutan kota (angkot) jurusan Pusat Kota-Pasar Baru. Gaji kecil dan kebutuhan yang tinggi karena saya sedang melakukan pembangunan tempat tinggal dan upah tukang membuat saya nekad melakukan aksi ini," terangnya semabri tertunduk lesu.
 
Adapun barang bukti (bb) yang diamankan oleh polisi diantaranya 30 buah anak kunci ruangan di Kampus Unand, satu buah palu dan satu buah obeng yang digunakannya dalam melakukan tindak pidana dugaan pencurian. 


(han/adl/rki)

bn


Padang

Padang

Hukrim

Hukrim

Sumatera

Sumatera