Pendidikan

Pendidikan

Lewat Padang Expo 2017, Warga Kembali Tertarik Berbelanja ke Pasar Tradisional

PADANG -- Sejak beberapa tahun belakangan ini, sejumlah warga terkesan enggan berbelanja di Pasar Raya. Mereka malas masuk pasar karena becek, semrawut, dan kurang begitu nyaman. Sehingga mall maupun pasar satelit jadi incaran.

Namun kini kondisi itu mulai berbalik. Warga justru mulai memilih Pasar Raya Padang sebagai tempat berbelanja. Sebab, Pemerintah Kota Padang sudah menata Pasar Raya dengan baik.

Pasar Raya kini sudah seperti mall. Bangunannya megah, berwarna-warni. Tidak ada lagi becek. Terlebih sudah rampungnya empat blok di pasar itu.

Untuk terus memancing minat warga agar berbelanja di Pasar Raya, Pemko Padang menggelar event Padang Expo 2017 di Blok II Pasar Raya. Berbagai kegiatan dimulai sejak 26 - 30 Juli 2017.

"Padang Expo sebagai upaya pemerintah dalam menarik masyarakat untuk berbelanja di pasar tradisional," ujar Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo, Minggu (30/7/2017).

Dalam pelaksanaan Padang Expo 2017 selama empat hari itu cukup menyedot perhatian. Sebanyak lebih kurang 15.000 pengunjung melihat langsung pelaksanaan Padang Expo 2017.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang Endrizal menyebut bahwa cukup banyak nilai postif digelarnya Padang Expo 2017. Sebab, pengunjung Padang Expo 2017 tidak saja melihat bangunan ataupun wujud Pasar Raya yang baru. Akan tetapi juga dipastikan akan memberitahu ke yang lain bahwa Pasar Raya sudah berubah.

"Masyarakat yang mengetahui tentang wujud baru pasar raya ini akan secara otomatis menyampaikan ke yang lain, sehingga pasar ini dapat diketahui oleh masyarakat secara luas," ujarnya.

Endrizal berharap dengan adanya Padang Expo tersebut, UMKM yang ikut akan dapat sekaligus mempromosikan produknya.

Padang Expo 2017 diikuti 50 usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), 40 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan berbagai kegiatan yang dilakukan seperti festival silat dan lomba musabaqah tilawatil quran, serta lainnya.


(rel/rki)

bn


Padang

Padang

Hukrim

Hukrim

Sumatera

Sumatera