Pendidikan

Pendidikan

Kasus Bintek, 12 Mantan Anggota DPRD Kota Jambi Beri Kesaksian


JAMBI -- Kasus dugaan korupsi kegiatan Bimbingan Teknis (Bintek) di DPRD Kota Jambi terus bergulir di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) setempat. 

Persidangan kasus yang menjerat Yulisar tersebut masih beragenda mendengarkan keterangan para saksi. Senin (24/7/2017), sebanyak 12 orang mantan anggota DPRD Kota Jambi yang dihadirkan ke persidangan guna mendengarkan kesaksian masing-masing.

Budi Yako, salah seorang saksi, mengungkapkan bahwa pemberangkatan Bintek bagi anggota dewan Kota Jambi pada waktu itu semuanya diatur oleh pihak sekretariat dewan (Setwan). 

"Yang mengatur segala sesuatunya adalah saudara sekretaris dewan (Setwan)," ungkap Budi yang kini duduk di DPRD Provinsi Jambi.

Saksi Edi Syam dalam kesaksiannya mengatakan jika bintek di DPRD Kota Jambi hanya diikuti anggota DPRD saja, "Setahu saya gak ada staf dari sekretariat," papar Edy.

Sementara itu, Adly, hakim anggota yang menyidangi perkara tersebut mengatakan jika dalam keterangan saksi dan bukti yang diajukan pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU), ada staf dari sekretariat yang juga ikut pergi saat anggota dewan Bintek.

"Ini persoalannya, makanya saya tanyakan," ujar Adly.

Sebanyal 12 anggota DPRD Kota Jambi periode 2009-2014 yang hadir di persidangan hari itu di antaranya adalah Syafrudin Dwi Aprianto, M.Nuzul Prakasa, Kemas Alfarizi, Edi Syam, Budiyako, Suwandi serta enam orang lainnya.

(djc/tem)


AMOI # aliansi media online & telekomunikasi Indonesia

bn


Padang

Padang

Hukrim

Hukrim

Sumatera

Sumatera