Pendidikan

Pendidikan

Diduga Korupsi Dana PNPM-Mandiri, Mansyur S Nginap di Balik Jeruji Besi


KOTA METRO, LAMPUNG -- Kejaksaan Negeri Kota Metro "angkat" kasus korupsi di TA 2012 yang sebelumnya ditangani Polresta Metro dilimpahkan ke kejaksaan dan menetapkan tersangka tunggal Ahmad Mansyur S (58) warga Kota Metro.

Senin (24/7/2017), Ahmad Mansyur S resmi ditetapkan tersangka oleh Kejaksaan Negeri Metro dan menggelandangnya ke jeruji besi Lapas Metro, sebagai tahanan jaksa penuntut umum, selama 20 hari kedepan.

Kasi intel Kejari Metro Boby H, diruang kerjanya mengatakan, Ahmad Mansyur S ditetapkan tersangka dan terbukti melakukan tindak pidana korupsi dan atau menyalahgunakan kewenangannya selaku ketua PNPM-Mandiri TA 2012, dengan kerugian negara sebesar Rp55 Juta, atas penyimpangan dana bantuan bergulir perkotaan PNPM-Mandiri.

Untuk kerugian, Boby H menyatakan sebesar Rp55 Juta sudah dikembalikan ke kas negara. Atas perbuatan tersangka, di ancam pindana primer pasal 2 ayat 1 subsider pasal 3 dan pasal 8 UU No 20 tahun 2001 tentang perubahan UU 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

Sementara itu, melalui Kuasa hukum (tersangka) Yuriansyah mengungkapkan, kerugian negara yang ditentukan itu sudah dikembalikan ke kas negara. Dan selama proses penyidikan di tingkat kepolisian, klien Ahmad Mansyur S tidak di tahan.

"Selaku pengacara atau kuasa hukumnya, kami akan melakukan upaya hukum tentunya. Sebab, kurang lebih 2 tahun proses hukum ditingkat Kepolisian sejak 2015, klien kami tidak ditahan dan sudah memulangkan kerugian negara. Saat pelimpahan perkara, pihak kejaksaan langsung menetapkan tersangka dan melakukan penahanan, ini akan jadi bahan kami," ujar Yuriansyah.

(lmo/rud)




AMOI # aliansi media online & telekomunikasi Indonesia

bn


Padang

Padang

Hukrim

Hukrim

Sumatera

Sumatera