Pendidikan

Pendidikan

Bom Sisa Latihan Paskhas Meledak di Rokan Hulu, 1 Warga Tewas

ROKAN HULU,RIAU -- Ledakan yang berasal dari TNT (bahan peledak) menewaskan seorang warga Suwanda (26) diketahui milik Pasukan Khas (Paskhas) TNI Angkatan Udara Yonko 462 Pekanbaru Kamis (20/7/2017) sekitar pukul 11.00 WIB. Bahan peledak itu diduga belum disterilkan dari areal latihan menembak sehingga diambil warga yang memasuki areal tanpa izin.

Akibatnya, ledakan pun terjadi dan Suwanda tewas seketika. Peristiwa itu terjadi ‎di Dusun Karya Tama, Desa Rambah Utama, Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau. Selain korban meninggal dunia, ada dua orang luka parah dan tiga luka ringan.

Direktur Latihan Paskhas TNI AU Marsekal Pertama (Marsma) ‎Yudi Bustami mengatakan, sebelum kejadian memang pihaknya melakukan latihan di areal tersebut. Dia bersama pemerintahan setempat juga sudah mengingatkan agar warga tidak memasuki areal latihan.

"Streriliasi belum selesai dilakukan pascalatihan Trisula terakhir yaitu serangan fajar pada pukul 05.00 Wib," ujar Yudi.

Namun ketika sterilisasi belum selesai dilaksanakan, warga bernama Fahmi masuk ke area tersebut dan menemukan sebuah kotak mirip seperti baterai aki.

Fahmi lantas menyampaikan temuan itu kepada mertuanya, Ujun. Ujun kemudian meminta agar Fahmi membuang benda tersebut karena berbahaya.

Fahmi menyimpan benda itu di teras rumahnya, ‎dan dia masuk ke dalam rumah untuk istirahat. Tak lama kemudian, datang Suwanda dan melihat benda tersebut. Dia sempat menanyakan kepada Ujun prihal benda tersebut. Lalu Ujun mengingatkan agar Suwanda tidak bermain-main dengan barang tersebut.

Nasehat Ujun tidak digubris Suwanda, dia kemudian mengutak atik kabel dalam benda itu hingga akhirnya meledak. Suwanda tewas seketika, dan warga lainnya yang berada di lokasi terkena imbasnya.

"Kami bertanggung jawab maksimal terhadap keluarga korban. Yang mengalami luka juga sedang diobati," kata Yudi.

‎Informasi yang diterima merdeka.com, korban akibat ledakan bom itu di antaranya Wanda (26) meninggal dunia. Sedangkan yang mengalami luka para Heru (28) dan Anto, mereka dirujuk ke Ruma Sakit Surya Insani.

Dan untuk korban yang mengalami luka ringan, Asep Sopian (22), Reni Cahyani (20) dan Yogi (70). Mereka ada yang dirujuk ke RS Surya Insani, dan sebagian dirawat‎ di Puskesmas Rambah Samo.

TNI AU siap tanggung jawab atas ledakan bom tewaskan warga

Sebuah bom yang diduga sisa latihan Korpaskhas TNI AU ditemukan warga dan meledak hingga menewaskan satu orang. TNI AU siap bertanggung jawab dan membantu korban ledakan itu.

"TNI AU akan bertanggung jawab untuk menanggung semua biaya pengobatan warga masyarakat yang terkena ledakan maupun yang korban meninggal dunia," kata Kadispen TNI AU Marsekal Pertama Jemi Trisonjaya, Kamis (20/7/2017).

Saat ini TNI AU beserta aparat Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Rokan Ulu Riau tengah serius melakukan penyelidikan terhadap insiden ledakan yang terjadi di dusun Karya Bakti, Desa Pasir Utama Kecamatan Rambah Samo KabupatenRokan Ulu, Riau.

TNI AU mengaku merasa bertanggung jawab ikut melakukan penyelidikan ledakan yang terjadi pada pukul 11.30 WIB dan menewaskan satu warga atas nama Swanda.

Pada pagi harinya di sekitar kawasan sekitar Bandara Tuanku Tambusai tersebut, sedang dilaksanakan latihan Korpaskhas dengan sandi Trisula Perkasa yang berlangsung dari tanggal 17-20 Juli 2017.

"Sebenarnya sesuai dengan prosedur latihan yang berlaku, masyarakat dilarang memasuki daerah latihan sebelum dinyatakan aman oleh pejabat berwenang," kata Jemi.

Dalam latihan Paskhas tersebut, memang dilaksanakan operasi 'serangan fajar' dengan menggunakan peluru tajam termasuk amunisi dan ledakan granat kejut. Latihan berlangsung pukul 06.00 hingga 09.00 WIB. Tak ada insiden apa pun kala itu. Baru setelah latihan diduga ada warga masuk ke daerah yang seharusnya masih steril.

"Secara paralel tim Korpaskhas sedang melakukan penyelidikan untuk meyakinkan kronologi kejadian ledakan dan sebab-sebabnya," kata TNI AU.




[mdk/cob/rki]

bn


Padang

Padang

Hukrim

Hukrim

Sumatera

Sumatera