Pendidikan

Pendidikan

Alamak! Nenek 67 Tahun Diembat Juga!

Belakangan, korban kejahatan asusila pemerkosaan tidak hanya menyasar korban kalangan wanita muda usia. Yang telah usia lanjut pun diembat juga! Memprihatinkan memang. 

KUALAH HULU, SUMUT --  Dari Kabupaten Kualuh Hulu, Provinsi Sumatera Utara dilaporkan bahwa seorang nenek usia 67 tahun mengaku telah diperkosa oleh seorang pria berinisial HT (40) yang masih bertetangga dengannya. 

Peristiwa tak lazim itu terjadi di kediaman korban di Desa Suka Ramai, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Provinsi Sumatera Utara.

Aksi perkosaan berlangsung saat korban tidur di rumahnya, Senin (24/2017) dinihari, sekitar pukul 03:00 WIB.

Kala itu, sekonyong-konyong tubuh korban yang sudah punya cucu lebih dari sepuluh orang itu langsung ditindih lalu dipeluk oleh pelaku yang mengenakan penutup wajah (sebo). Mulutnya dibekap, bahkan pelaku mengancam akan membunuhnya seraya menghunus sebilah belati. 

"Waktu saya tidur pulas, tiba -tiba datang laki-laki memakai topeng langsung membekap mulut saya dan mengancam dengan pisau," ungkap RS di sela-sela laporan pengaduan di Mapolres Labuhanbatu, Rabu (26/7/2018).

Semula korban berusaha berteriak dan menolak, lalu menyebutkan nama pelaku yang perawakannya dikenali korban, namun pelaku malah melontarkan ancaman jika ingin selamat agar tidak berteriak. "Kalau mau selamat, jangan teriak!," tutur RS menirukan ucapan pelaku.

Selanjutnya, kata korban, meski sudah berusaha menolak, tetapi ia kalah kuat dengan tenaga lelaki itu hingga akhirnya terjadilah perbuatan bejad tersebut.

Setelah puas melampiaskan nafsu bejat-nya, pelaku yang menurut korban telah berstatus duda lebih dari setahun serta memiliki satu anak langsung pergi meninggalkan korban yang hanya tinggal sendirian di rumahnya.

Tak terima diperlakukan tak senonoh, korban berteriak minta tolong hingga mengundang perhatian sejumlah tetangga. Keesokan harinya, pelaku ditangkap oleh warga dan langsung diserahkan ke mapolsek setempat.

Kapolsek Kualuh Hulu AKP R Sihombing, ketika dikonfirmasi awak media membenarkan kejadian tersebut. Akan tetapi korban diarahkan membuat laporan di Mapolres Labuhanbatu.

(sac/rac/dan/ede)

bn


Padang

Padang

Hukrim

Hukrim

Sumatera

Sumatera